Page 39 - index
P. 39
BaB 2 | Karl Marx & Perkembangan Varietas Teori Neo-Marxian
dan didominasi oleh rasionalitas teknologi dan pengaruh kapitalisme.
Fokus perhatian Mazhab Frankfurt adalah pada sifat kapitalisme yang
terus berubah, terutama bentuk-bentuk dominasi yang menyertai per-
ubahan tersebut.
Horkheimer, Adorno, dan Marcuse merupakan para tokoh Mazhab
Frankfurt yang sejak awal telah menentang aspek-aspek pemikiran Marxis
Orthodoks (Sim & Loon, 2008: 40). Berbeda dengan Marxisme Orthodoks
Prenada Media Group
yang cenderung melakukan reduksionisme dogmatis dan terjebak pada
metaisika, Mazhab Frankfurt peneliti-
nya untuk mengkaji saling keterkaitan antara kehidupan ekonomi masya -
rakat, perkembangan pikiran dan jiwa individu dan transformasi di bidang
kebudayaan, yang tidak hanya meliputi apa yang disebut muat an- muatan
spiritual ilmu pengetahuan, seni, agama, tetapi juga hukum, etika, fashion,
pendapat umum, olahraga, hiburan, gaya hidup, dan lain-lain. Ini berarti
kajian Marxisme orthodoks yang semula kurang memerhatikan dimensi
psikologis individu dan aspek kebudayaan serta pemanfaatan waktu lu-
ang, kini telah terkuak dan banyak menghasilkan kontribusi khas dalam
perkembangan teori kritis, yakni bertumpu pada ke ragaman riset empiris
dan releksi ilosois yang kontekstual sekaligus kritis.
tabel 3 Perbandingan Kerangka teoretis Karl marx dan max horkheimer.
Aspek Perbandingan Karl Marx Max Horkheimer
Tenaga produktif utama Modal Teknik dan ilmu pengetahuan
Penindasan manusia Penindasan kaum kapitalis Penindasan dilakukan terhadap
pada masyarakat kapitalis terhadap kaum pekerja. semua oleh sistem produksi yang
sangat ditentukan teknologi.
Asumsi mengenai posisi Subjek Tidak lagi menjadi subjek revolusi
kaum proletar dalam
revolusi
Arti penting revolusi Menciptakan masyarakat yang Mengembalikan keadaan semula,
ideal yakni masyarakat penuh penindasan.
Sasaran kritik Teori ekonomi kapitalis Kebudayaan teknokratis
Determinisme Menentukan kesadaran ma - Tidak lagi menentukan tekanannya
suprastruktur nu sia. pada fungsi primer kesadaran dalam
rangka emansipasi.
Visi teori Masyarakat yang tidak ada Masyarakat emansipatoris
lagi kelas
Sumber: Diolah dari Kata Pengantar Franz Magnis Suseno, dalam buku Sindhunata, 1983: xx.
27

