Page 41 - index
P. 41
BaB 2 | Karl Marx & Perkembangan Varietas Teori Neo-Marxian
Dalam pandangan mereka, industri kebudayaan sedang melibatkan diri
dalam bentuk indoktrinasi ideologi yang canggih, dengan menggunakan
hiburan untuk mempermanis penindasan sambil menggerogoti stan-
dar kebudayaan dengan tujuan menekan setiap bentuk ekspresi yang
menentang tatanan yang ada. Secara garis besar, paling tidak ada dua
hal yang dikhawatirkan para teoretisi kritis terhadap perkembangan
dan dominasi industri budaya (Ritzer & Goodman, 2008: 304). Pertama,
Prenada Media Group
mereka mencemaskan kepalsuan yang ada di dalam berba gai produk in-
dustri budaya. Kedua, para teoretisi kritis terusik oleh efek yang menak
lukkan, represif, dan membodohkan bagi masyarakat akibat kehadiran
produk-produk industri budaya yang makin masif.
tabel 4 Varian teori marxian dan Neo-marxian.
Varian
Neo-Marxian Teoretisi Konsep Kunci Penjelasan
Marxisme Karl Marx, F. Materialisme historis, Karl Marx cenderung bias
Klasik Engels alienasi, eksploitasi, antara posisi dia sebagai
nilai lebih, kelas, teoretikus dengan ideolog,
kesadaran kelas dan sehingga menyebabkan
kesadaran palsu, konlik prediksi Marx tentang
kelas kehancuran kapitalisme tak
kunjung terbukti.
Marxisme George Lukacs Reiikasi, kesadaran Menekankan pada
Hegelian & Antonio kelas, kesadaran palsu, dialektika dan unsur
Gramsci hegemoni subjektif.
Mazhab Max Manusia satu dimensi, Mazhab Frankfurt
Frankfurt (Teori Horkheimer, rasionalitas formal, mencoba mengembangkan
Kritis Generasi Theodor teknologi, historiko- pendekatan yang bersifat
Pertama) Adorno, Herbert ilosois, budaya massa, eklektif atau multidisipliner
Marcuse industri kebudayaan, untuk menjelaskan
produk industri budaya perubahan masyarakat
industrial.
Teori Kritis Jürgen Tindakan komunikatif, Fokus pada represi di
Habermas, rasionalisasi, ranah kultural dan mencoba
Douglas Kellner, rasional-purposif, memahami masyarakat
Axel Honnet industri pengetahuan, post-industrial.
dominasi kapitalis,
manipulasi kebudayaan,
pengakuan klaim
identitas
Sumber: Diolah dari George Ritzer, Teori Sosiologi, dari Sosiologi Klasik Sampai Perkembangan Terakhir
Postmodern, Edisi Kedelapan, (Yogyakarta: Pustaka Pelajar, 2012).
29

