Page 49 - index
P. 49

BAB 22  •  MASYARAKAT INFORMASI DAN NET GENERATION ...


                 atau hakikat keberadaan manusia di dalam lingkungan masyarakat (Di-
                 Magio, 2001: 307-336).
                    Dalam kehidupan sehari-hari yang namanya community of online
                 fan boleh dikatakan tumbuh dalam kesendirian, tetapi tidak pernah
                 kesepian karena setiap saat mereka bisa berkomunikasi dan mengikuti
                 perkembangan informasi terbaru dunia hanya di ruang kamarnya—se-
                 panjang di sana ada komputer, laptop, dan internet. Bagi community of
                 online fan tidak ada yang namanya batas, karena seluruh informasi yang
                 tersedia di dunia maya bisa setiap saat mereka unduh, dan dibagikan
                 serta dipertukarkan kepada sesama warga komunitas melalui jejaring di
                 dunia maya. Berbagai hal yang biasa dilakukan community of online fan
                 di dunia maya, antara lain:
                    Pertama, membangun hubungan pertemanan, berkomunikasi de-
                         PRENADAMEDIA GROUP
                 ngan sangat intensif dengan berbagai sesama peselancar di dunia maya
                 di belahan dunia mana pun, tanpa harus didahului dengan kehadiran
                 secara fisik. Bagi pengguna dan orang-orang yang kecanduan internet,
                 tidak menjadi masalah apakah mereka tahu persis siapa kawan yang te-
                 ngah berinteraksi dengan mereka di dunia maya, karena yang namanya
                 identitas sosial sesungguhnya menjadi nomor kesekian, dan yang penting
                 ialah apakah mereka memiliki kesamaan selera, cita rasa, dan gaya hidup
                 atau tidak. Apa yang mempersatukan community of online fan di dunia
                 maya, tak pelak adalah persamaan gaya hidup, dan bukannya hal yang lain.
                    Kedua, menelusuri, mencari, dan menemukan idola-idola mereka,
                 baik kaum selebritas, tokoh berpengaruh, ilmuwan, olahragawan, atau
                 siapa pun mengenai berbagai hal, termasuk hal-hal yang paling pribadi
                 dan intim. Di dunia maya, informasi tentang seorang tokoh atau idola,
                 bukan saja berceceran sangat banyak, tetapi juga terus-menerus di-up-
                 date, sehingga bagi seseorang yang mengidolakan tokoh tertentu, maka ia
                 setiap detik akan bisa mengetahui apa saja yang dilakukan idolanya, apa
                 yang dikenakan, apa yang disukai, dan apa pula yang terjadi. Mencari foto
                 idola yang “digila-gilai” dalam pose apa pun, bagi komunitas cyberspace
                 bukanlah hal yang sulit. Bahkan, melalui web atau akun yang ada, bukan
                 tidak mungkin seorang penggemar akan dapat berkomunikasi dengan
                 idolanya layaknya sahabat yang sudah benar-benar akrab.
                    Ketiga, mengembangkan aktivitas rekreasional, seperti bermain game
                 online untuk mengisi waktu luang di antara sesama komunitas cyberspace.
                 Dengan perkembangan teknologi informasi yang makin canggih, maka
                 orang yang berada di benua lain sekalipun, sepanjang mau bersama untuk
                 memainkan aktivitas tertentu di dunia maya, maka mereka niscaya tidak
                 akan pernah kesepian untuk menghabiskan waktu bermain game online.
                    Keempat, membangun dan mengembangkan komunitas tersendiri


                                                                            363
   44   45   46   47   48   49   50   51   52   53   54