Page 44 - index
P. 44

SOSIOLOGI: TEKS PENGANTAR DAN TERAPAN


                 dalam kelompok. Namun demikian, sekali newsgroup  lain terlibat di
                 dalam diskusi, perbedaan ini cenderung runtuh karena masing-masing
                 kelompok akan berorientasi diri ke sikap monolitik terhadap kelompok
                 lain. Di dalam kelompok sendiri variasi terjadi sementara perbedaan
                 lintas kelompok muncul pula.
                    Jody O’Brien dalam artikelnya Writing in the Body:  Gender (re)
                 production in Online Interaction selain membahas persoalan identitas
                 gender dalam sistem online, juga membahas perbedaan antara apa yang
                 nyata dalam dunia maya dan mana pula yang hanya merupakan fantasi
                 (lihat: Smith & Kollock, 2005). Di dunia maya, menurut O’Brien gender
                 umumnya dicoba diperkenalkan kembali dalam cara yang lebih terba-
                 tas dan bersifat stereotipe daripada hadir dalam interaksi yang melekat.
                 Tidak ada batasan tentang bagaimana orang bisa menerangkan dirinya
                         PRENADAMEDIA GROUP
                 di cyberspace. Meski deskripsi gender yang dimasukkan orang di internet
                 sejauh ini kurang bervariasi dan imajinatif daripada yang terjadi dalam
                 interaksi tatap muka, namun dalam banyak kasus orang umumnya men-
                 ciptakan kembali dirinya dalam jejaring komputer sebagai stereotipikal
                 yang ideal, dan O’Brien menunjukkan bahwa “hipergender” ini biasanya
                 secara khusus berlaku di kalangan mereka yang berusaha untuk “cross-
                 dress” (yakni pria memaparkan dirinya sebagai wanita).
                    Dalam diskusi tentang identitas sosial dalam jejaring komputer,
                 O’Brien memperlihatkan bahwa di sana ada ketegangan antara mereka
                 yang melihat interaksi online sebagai peluang untuk “melakukan” banyak
                 peranan versus mereka yang melihat cyberspace sebagai media komu-
                 nikasi baru antar-“orang sesungguhnya”. O’Brien berpendapat bahwa
                 perbedaan antara maksud “menjadi” dan maksud “melaksanakan” lebih
                 bermanfaat dibanding diskusi tentang apa yang nyata versus tak nyata,
                 atau kejujuran versus kepura-puraan. O’Brien menyimpulkan bahwa
                 “isu yang paling utama saat dalam sejarah komunikasi online  adalah
                 bagaimana membentuk jalan menggarisbawahi situs nyata versus tak
                 nyata sehingga pengguna dapat membedakan “keautentikkan nyata”
                 dari “keautentikkan fantasi”.


                 G.  NET GENERATION
                    Salah satu komunitas cyberspace yang paling dinamis dan menjadi
                 aktor yang benar-benar aktif membangun interaksi dan memanfaatkan
                 jejaring dalam dunia maya, tak pelak ialah kelompok remaja urban atau
                 yang biasa disebut sebagai net generation. Berbeda dengan generasi
                 baby boom yang dibesarkan ketika kehidupan mereka sehari-hari lebih
                 banyak didominasi oleh tayangan dan berbagai acara televisi, net gene-



                 358
   39   40   41   42   43   44   45   46   47   48   49