Page 47 - index
P. 47
BAB 22 • MASYARAKAT INFORMASI DAN NET GENERATION ...
komersial. Yang terakhir berasal dari gap teknologi dan pengetahuan
yang dimiliki antara anak-anak muda dengan orangtua mereka. Internet
membentuk otoritas dan kedewasaan anak-anak muda; mereka terlihat
memiliki hak, mengajari orang tua mereka dan orang lain yang lebih tua
bagaimana menggunakan media tersebut.
H. COMMUNITY OF ONLINE FAN
Di era revolusi informasi dan perkembangan teknologi informasi
yang makin canggih, berbagai studi telah membuktikan bahwa kehadiran
internet dengan cepat telah merubah budaya masyarakat dan salah satu
di antaranya munculnya net generation dan community of online fan yaitu
mereka yang tumbuh dan berkembang dengan memanfaatkan internet,
PRENADAMEDIA GROUP
membentuk subkultur tersendiri, saling berkomunikasi melalui dunia maya
th
secara terus-menerus. Data yang diperoleh dari 10 GVU WWW Survey
(Graphic, Visualization, and Usability Center (1999)) yang menganalisis
mengenai perbandingan sikap yang dikembangkan oleh generasi “Net”
yang lahir pada masa-masa yang lebih awal: para pengguna internet yang
berusia muda secara signifikan umumnya memiliki sikap liberal yang
sejalan dengan nilai-nilai budaya di internet (net generation culture):
yakni cenderung bebas, kritis, inovatif, serba cepat, dan menginginkan
segala sesuatu serba segera.
Dalam Konferensi Wireless Enterprise Symposium Ke-9, yang berlang-
sung di Orlando, Florida, AS, akhir bulan April 2010, net generation bahkan
disebut dengan istilah baru, yaitu Generasi Sekarang (Now Generation).
Lebih dari sekadar generasi modern yang banyak dikaitkan dengan citra
digital, yang dimaksud Now Generation adalah generasi muda yang bukan
saja akrab dengan teknologi informasi, dan selalu berselancar di dunia
maya melalui internet, tetapi mereka juga menyuarakan segala sesuatu
harus “sekarang”: I want it, I want it now (KOMPAS, 30 April 2010). Se-
orang remaja urban yang ingin tahu hari itu di bioskop tengah memutar
film apa, siapa aktor utamanya, dan lain sebagainya, maka hanya dengan
smartphone yang ada di genggamannya, ia seketika itu juga akan segera
mengetahui apa yang ingin diketahui.
Diperkirakan saat ini ada sekitar tujuh puluh empah persen remaja
global yang menggunakan komunikasi mobile, dan mereka karena didu-
kung internet cepat dan gadget seperti BlackBerry, sehingga tidak ada lagi
jurang antara jarak dan waktu. Apa pun yang mereka ingin ketahui dan
inginkan, maka saat itu pula akan bisa dilacak dengan cara berselancar
di dunia maya yang tanpa batas. Di kalangan remaja urban, istilah berse-
lancar di dunia maya, mengunduh lagu atau video dari YouTube, mencari
361

