Page 46 - index
P. 46

SOSIOLOGI: TEKS PENGANTAR DAN TERAPAN


                 bermain handphone, dengan cara memanfaatkan berbagai game yang
                 tersedia dalam handphone.
                    Studi yang dilakukan Naomi S. Baron dan Rich Ling (2008), di Ameri-
                 ka menemukan bahwa handphone umumnya akan digunakan langsung
                 untuk berbicara ketika si pemilik handphone itu ingin menyampaikan
                 perasaannya. Adapun SMS lebih banyak untuk melakukan komunikasi
                 pendek dalam bentuk pesan yang sifatnya informatif.
                    Di tahun 2010 ini, lebih dari sekadar handphone, di kalangan remaja
                 urban perangkat teknologi informasi yang makin populer yaitu iPod,
                 iPad, laptop dengan kekuatan turbo, dan berbagai perangkat teknologi
                 informasi yang makin canggih, makin cepat, dan juga makin trendy. Di
                 berbagai mal, kita bisa melihat tidak sedikit remaja urban ketika mereka
                 berjalan-jalan di sepanjang koridor tempat perbelanjaan, di tangan mereka
                         PRENADAMEDIA GROUP
                 selalu tergenggam BlackBerry, iPod dan iPad, dan ketika mereka beris-
                 tirahat di Exelso, Café Bean, Starbuck, atau yang lain, selalu di hadapan
                 mereka ada laptop yang tengah terbuka: menawarkan sebuah keasyikan
                 tersendiri bagi remaja urban karena mereka dapat berselancar di dunia
                 maya tanpa harus khawatir dengan biaya karena ada di zone free wifi.
                    Alch (2000) yang secara khusus pernah mengkaji net generation
                 menyatakan bahwa kebutuhan dari net generation ini ialah untuk: meng-
                 atur lingkungan mereka, mendapatkan informasi secepat dan semudah
                 mungkin, meluangkan banyak waktu untuk diri mereka sendiri dan tidak
                 ingin dikekang dalam kehidupannya. Poindexter (1999) menemukan
                 bahwa anggota Generasi X sangat mirip dengan Baby Boomer  dalam
                 penggunaan web untuk kebutuhan hiburan/entertainment, dan secara
                 signifikan menggunakan web ini untuk menemukan informasi yang
                 berkaitan dengan entertainment atau untuk bersenang-senang.
                    Sementara itu, Tapscott (1998) mengatakan bahwa akibat tumbuh
                 dewasa bersama-sama dengan internet daripada menonton TV sedikit
                 banyak telah mengubah net generation.  Sementara TV bersifat pasif,
                 internet lebih bersifat aktif dan partisipatif. Tapscott menyatakan ada
                 sepuluh karakteristik dari generasi ini, yaitu: independen, investigasi,
                 kesiapan, inovasi, kebutuhan akan sebuah keaslian, keterbukaan, inklusi,
                 kebebasan berekspresi, sensitivitas terhadap kepentingan perusahaan,
                 dan kesenangan dengan kedewasaan. Lima karakteristik yang pertama
                 muncul dari hakikat medium itu sendiri, di mana mendorong independensi
                 atau kebebasan dan investigasi, menekankan pada inovasi dan kesiapan,
                 dan membentuk keraguan akan keaslian sesuatu. Empat karakteristik
                 berikutnya berhubungan dengan nilai-nilai budaya internet seperti
                 yang didiskusikan di atas; dari awalnya, internet sudah terbuka, inklusif,
                 media tanpa sensor dengan beberapa kecurigaan terhadap kepentingan


                 360
   41   42   43   44   45   46   47   48   49   50   51