Page 42 - index
P. 42

SOSIOLOGI: TEKS PENGANTAR DAN TERAPAN


                 ciptakan satu model komunitas demokratik dan terbuka yang disebut
                 Rheingold dengan istilah “komunitas imajiner” (imaginary community).
                 Di sisi lain, di dunia maya juga tidak terhindarkan munculnya semacam
                 demokrasi radikal, yang di dalamnya ide, gagasan, ekspresi, hasrat, ke-
                 inginan, tuntutan, kritik, usulan dan segala bentuk tindakan sosial yang
                 datang dari masyarakat sipil tidak ada yang mengatur, mengontrol, dan
                 memberi penilaian.
                    Berbeda dengan interaksi tatap muka atau interaksi melalui telepon
                 di mana ada banyak petunjuk untuk mengindikasikan identitas seseo-
                 rang dan maksud mereka, di dunia maya atau di dalam interaksi online
                 yang terjadi umumnya ialah ketidakjelasan, karena di sana tidak banyak
                 petunjuk dan tanda yang dapat dijadikan acuan untuk memahami iden-
                 titas sosial seseorang. Namun demikian, seperti dikatakan Smith dan
                         PRENADAMEDIA GROUP
                 Kollock (2005), bahwa kurangnya tanda-tanda dalam interaksi online
                 telah membatasi sekaligus menjadi sumber daya, karena menghasilkan
                 jenis interaksi tertentu yang lebih sulit, selain juga memberikan ruang
                 untuk bermain dengan identitas orang. Di satu sisi, dalam dunia maya
                 individu cenderung akan dinilai atas ide-idenya, bukan atas gender, ras,
                 kelompok, atau usianya. Tetapi, di sisi yang lain, bukan tidak mungkin
                 bahwa hierarki status tradisional dan ketidaksetaraan justru akan dipro-
                 duksi ulang dalam interaksi sosial dan bahkan semakin diperbesar ketika
                 mereka membangun hubungan sosial di jejaring komputer.
                    Artikel yang ditulis Judith Donath (2005) berjudul “Identity and
                 Deception in the Virtual Community”, intinya memperlihatkan bahwa
                 dalam beberapa kasus, kemungkinan terjadinya pemalsuan identitas
                 dan kepura-puraan dalam jejaring komputer memang sangat mungkin
                 dilakukan, dan terkadang juga menghasilkan keuntungan yang besar.
                 Tetapi, dengan menelusuri anatomi posting Usenet sebetulnya kita akan
                 dapat menyelidiki bagaimana sebuah identitas dibuat atau disembunyikan.
                 Menurut Donath, sumber petunjuk pertama untuk menggali identitas
                 seseorang di dunia maya ialah melalui pemeriksaan terhadap akun nama
                 individu itu sendiri (lihat: Smith & Kollock, 2005).
                     Meski tampak muskil diperlakukan sebagai sumber informasi, Do-
                 nath memperlihatkan berapa banyak sesungguhnya informasi yang dapat
                 diperas dari ID dasar seseorang ini. Para peselancar atau orang-orang
                 yang biasa memanfaatkan jejaring komputer umumnya sadar bahwa
                 setiap domain nama mempunyai reputasinya sendiri dan mereka dapat
                 mengenali dampak berbeda dari akun komersial versus institusional.
                 Isi dari posting  mengandung tanda dan maknanya tersendiri tentang
                 identitas seseorang yang bersangkutan. Gaya tulisan, fakta yang ditam-
                 pilkan, penggunaan sesuai atas singkatan dan keadaan yang khusus bagi


                 356
   37   38   39   40   41   42   43   44   45   46   47