Page 39 - index
P. 39

BAB 22  •  MASYARAKAT INFORMASI DAN NET GENERATION ...


                 nusia berada, di sana yang namanya informasi segera bisa tersedia dan
                 diakses masyarakat. Tidak ada regulasi dan kerangkeng besi yang bisa
                 menahan laju dan perkembangan informasi, karena dengan dukungan
                 komputer  dan  internet,  maka  orang-orang  dengan bebas  berselancar
                 di dunia tanpa batas mencari informasi apa pun dan kapan pun juga.
                    Manuel Castells, dalam bukunya yang terdiri dari tiga volume, yaitu
                 “The Information City, The New Economy and the Network Society”, bukan
                 hanya menganalisis struktur sosial baru, yakni masyarakat jejaring, dan
                 mengkaji gerakan sosial dan proses politik, dalam kerangka serta berinter-
                 aksi dengan masyarakat jejaring, tetapi ia juga berusaha menginterpretasi
                 proses makrososial, sebagai hasil dari interaksi antara kekuatan jaringan
                 dan kekuatan identitas, yang fokus pada tema-tema seperti runtuhnya
                 Uni Soviet, kebangkitan Pasifik, atau proses berjalannya eksklusi sosial
                         PRENADAMEDIA GROUP
                 global dan polarisasi, serta ia juga mengajukan sintesis teoritikal umum.
                 Kajian tentang Masyarakat Informasi sendiri terletak pada buku volume
                 pertamanya, yaitu pengenalan ciri-ciri utama dari apa yang dianggapnya
                 sebagai kemunculan struktur sosial yang dominan, yakni masyarakat
                 jejaring, di mana ditemukannya karakteristik dari kapitalisme informa-
                 sional, yang terbentuk di seluruh dunia (lihat Webster, 2006).
                    Menurut pandangan Castells (lihat Castells, dalam: Webster, 2004:
                 138), kemunculan masyarakat jejaring berasal dari konvergensi sejarah
                 tiga proses independen, yaitu: (1) revolusi teknologi informasi, yang di-
                 bentuk sebagai paradigma di tahun 1920-an; (2) restrukturisasi kapitalisme
                 dan statisme di tahun 1980-an, dengan tujuan menyentuh kontradiksi
                 mereka, dengan hasil akhir yang benar-benar berbeda; dan (3) gerakan
                 sosial budaya tahun 1960-an, dan kemudian 1970-an, khususnya femi-
                 nisme dan ekologisme. Dalam analisisnya, Castells menyatakan ketiga
                 proses independen ini bukan saja menyebabkan terjadinya perubahan
                 sosial yang makin masif di bidang informasi, tetapi juga berbagai kon-
                 sekuensi  yang berdampak pada  seluruh  sendi  kehidupan masyarakat
                 dan aktivitas ekonomi.


                 E.  PERKEMBANGAN INTERNET

                    Abad ke-21, tak pelak ialah era revolusi informasi yang benar-benar
                 massive: menyentuh kelompok dan lapisan sosial masyarakat mana pun
                 tanpa bisa dicegah. Kendati akselerasi dan luas cakupannya berbeda-beda,
                 tetapi kehadiran teknologi informasi diakui atau tidak telah terbukti me-
                 rubah segala sesuatu di dalam dunia di mana kita tinggal. Saat ini, boleh
                 dibilang bahkan tidak akan ada satu pun dari institusi, orang, dan bahkan
                 pemerintahan yang tidak terkena dan harus menanggung dampak dari



                                                                            353
   34   35   36   37   38   39   40   41   42   43   44