Page 37 - index
P. 37
BAB 22 • MASYARAKAT INFORMASI DAN NET GENERATION ...
Revolusi informasi yang dimulai di Amerika pada tahun 1970-an,
bukan saja mengakibatkan terjadinya perubahan yang dahsyat di bidang
pengelolaan dan peran informasi, tetapi juga melahirkan restrukturisasi
fundamental terhadap sistem kapitalis yang memunculkan apa yang di-
sebut oleh Castells sebagai “kapitalisme informasional”, yang kemudian
memunculkan istilah “Masyarakat Informasi”. Munculnya kapitalisme
informasional dan masyarakat informasi ini didasarkan pada “informa-
sionalisme”, di mana sumber utama produksi terletak pada kapasitas
dalam penggunaan dan pengoptimalan faktor produksi lebih berdasarkan
informasi dan pengetahuan daripada berdasarkan pada kekuatan modal.
Menurut Castells, yang dimaksud dengan “informasionalisme” merupa-
kan sebuah mode perkembangan di mana sumber utama produktivitas
terletak pada optimalisasi kombinasi penggunaan faktor-faktor produksi
PRENADAMEDIA GROUP
berbasis pengetahuan dan informasi.
Dalam analisisnya, Castells (2000: 28-76) mengembangkan pemi-
kirannya tentang masyarakat informasi dengan mengacu pada lima
karakteristik dasar teknologi informasi, yaitu:
1. Teknologi informasi senantiasa bereaksi terhadap informasi.
2. Karena informasi merupakan bagian dari aktivitas manusia, maka
teknologi ini mempunyai efek pervasive.
3. Semua sistem yang menggunakan teknologi informasi didefinisikan
oleh “logika jaringan”.
4. Teknologi baru sangatlah fleksibel, dalam arti bisa dengan mudah
beradaptasi.
5. Teknologi informasi sangatlah spesifik, dengan adanya informasi,
maka bisa terpadu dengan suatu sistem yang terintegrasi.
Berbeda dengan Daniel Bell yang memprediksi kehadiran masyarakat
informasional dari struktur pekerjaan yang cenderung makin didominasi
pekerjaan di sektor jasa, Castells menganalisis perubahan yang terjadi
di masyarakat sesungguhnya merupakan akibat dari perkembangan
teknologi informasi yang mempunyai efek pervasive, dan arti penting
teknologi informasi itu sendiri yang mampu mengembangkan logika
jaringan di era perkembangan perekonomian dan kehidupan masyarakat
yang makin mengglobal.
Pada tahun 1980-an, menurut pengamatan Castell di negara-negara
maju muncul apa yang ia sebut sebagai ekonomi informasional global baru
yang semakin menguntungkan, dan ekonomi ini bersifat informasional
karena produktivitas dan daya saing dari unit dan agen dalam ekonomi
ini secara mendasar tergantung pada kapasitas mereka untuk mengha-
silkan, memproses, dan mengaplikasikan pengetahuan dan informasi
351

