Page 33 - index
P. 33

BaB 2  |  Karl Marx & Perkembangan Varietas Teori Neo-Marxian

            Soviet—pelan-pelan pengaruh Marxisme Barat mulai berkembang pesat.
            Setelah Perang Dunia II, kapitalisme memasuki fase perkembangan eko-
            nomi yang luar biasa, terutama di Eropa Barat, dan kemunculan berbagai
            gerakan pemberontakan di Hongaria, Cekoslowakia, dan Yugoslavia, itu
            semua memberi kontribusi bagi kebangkitan pemikiran Marxis,  bukan
            hanya dalam bidang sejarah, politik, dan sosiologi, melainkan juga bidang
            ekonomi, antropologi, ilsafat, dan estetika (Outhwaite [ed.], 2008: 498).
        Prenada Media Group
                tabel 2   teori dan Pemikiran yang sudah mati dan yang masih hidup.

                       Yang Sudah Mati                Yang Masih Hidup
              Sosialisme ilmiah               Teori  Marx  tentang kesadaran kelas, per-
                                              juang an kelas, dan politik
              Dialektika materialisme         Metode dialektika
              Teologi dan fungsionalisme      Teori alienasi
              Teori ekonomi Marx              Teori penindasan

              Teori kekuatan produksi dan hubungan produksi   Teori Marx tentang perubahan teknologi
            Sumber: Diolah dari John Elster, Karl Marx, Marxisme-Analisis Kritis, (Jakarta: Prestasi Pustakaraya, 2000).


            B.  VArIetAs teorI Neo-mArxIAN
                Pemikiran Karl Marx sesungguhnya tidak hanya berkutat pada per-
            soalan politis-ideologis perjuangan kaum buruh,  tetapi menyebar luas
            (pervasive) ke dalam struktur kognisi para teoretisi sesudahnya dalam
            pembentukan teori-teori ilmu pengetahuan dan teori sosial neo-Marxis.
            Hampir  sebagian  besar  ilsuf  modern  abad  ke-20  yang  berkonsentrasi
            pada bidang ekonomi, politik, sosiologi dan kebudayaan sedikit banyak
            dipengaruhi pemikiran Marxist (Santoso et al., 2012: 37).
                Neo-Marxian sebagai suatu aliran baru merupakan bagian dari per-
            kembangan pemikiran Marxis yang menolak penyempitan dan reduksi
            ajaran Karl Marx oleh Engels. Para teoretisi Neo-Marxian umumnya me-
            nolak pemikiran Marxis tradisional, dan juga menolak interpretasi En-
            gels dan Lenin karena dianggap menghilangkan dimensi dialektika ala
            Karl Marx yang dipercaya sebagai salah satu bagian inti dari pemikiran
            Marxis.

                Teori kritis sendiri berkembang dengan bertitik tolak dari kritik me-


                                                                        21
   28   29   30   31   32   33   34   35   36   37   38