Page 29 - index
P. 29
Bab 2
Karl marx
dan Perkembangan Varietas
teori Neo-marxian
Prenada Media Group
ebagai suatu pemikiran, teori, konsep yang dikemukakan, dan
bahkan sebagai suatu ideologi perjuangan, apa yang pernah di-
Scetuskan Karl Marx sesungguhnya tak pernah mati. Di kalang-
an teoretisi ilmu sosial, sering kali apa yang menjadi pemikiran Karl
Marx terus menjadi ilham dan dikembangkan menjadi teori-teori baru
yang lebih sesuai dengan perkembangan zaman. Tidak hanya Marxisme
Hegelian, tetapi juga pemikiran neo-Marxian dan teori post-Marxis yang
tetap mengacu pada pemikiran atau gagasan Karl Marx, baik sebagai
teori maupun ideologi.
Karl Marx (1818-1883) sendiri merupakan seorang revolusioner
dan teoretisi ilmu sosial yang karya-karyanya selama ini banyak men-
jadi sumber inspirasi maupun sumber kritik yang sangat produktif. Se-
jak awal karier intelektualnya, Marx tertarik pada konsep alienasi untuk
menunjuk tenaga kerja yang mengalami keterasingan karena terpaksa
bekerja dan masuk dalam lingkungan sosial yang berjarak. Marx dalam
beberapa hal disebut sebagai teoretikus yang determinis ekonomi, kare-
na dinilai terlalu percaya bahwa sifat masyarakat ditentukan oleh cara
pemilikan dan pengorganisasian ekonomi. Padahal, sebagai seseorang
yang berpikir dialektis, Marx sebetulnya menyatakan bahwa lembaga-

