Page 106 - PERPUSTAKAAN UNIVERSITAS AIRLANGGA
P. 106
ARKEOLOGI TRANSPORTASI
Perspektif Ekonomi dan Kewilayahan Keresidenan Banyumas 1830–1940an
Hasil produksi garam pantai Cilacap tergolong kecil, sehingga
kurang mencukupi untuk memenuhi kebutuhan sebagian besar penduduk
Keresidenan Banyumas dan sekitarnya. Untuk menutupi kekurangannya,
maka pemerintah kolonial Belanda kemudian mendatangkan garam
dari luar daerah. Pada tahun 1833, dengan menggunakan kapal Allen
milik perusahaan kapal Stickers di Batavia, pemerintah kolonial Belanda
mendatangkan garam dari Sumenep, Madura.
Pemerintah membangun gudang di Cilacap dengan biaya sebesar
15
f 300 untuk kepentingan pendistribusian garam. Gudang garam juga
dibangun di Kota Banyumas sebagai penampungan garam dari Cilacap.
Pendistribusian garam ke daerah pedalaman dilakukan dengan cara
mengangkutnya dengan sampan atau perahu yang baru saja membongkar
hasil bumi dari pedalaman. Melalui rute yang sama, mereka kembali ke
pedalaman dengan membawa garam dan membongkarnya di gudang
yang telah dipersiapkan di kota Banyumas. Garam yang berasal dari
16
gudang di Kota Banyumas didistribusikan ke berbagai daerah. Pada masa
kolonial, garam merupakan komoditi penting, sehingga perdagangannya
dimonopoli oleh pemerintah kolonial dengan membentuk opium en zout
regie, yaitu sebuah lembaga yang mengatur perdagangan candu dan
garam.
Di samping membawa garam, sampan-sampan yang berlayar ke
arah hulu juga diberi muatan barang-barang impor lain yang dibutuhkan
penduduk Keresidenan Banyumas, seperti gambir, ikan asin, bawang,
17
minyak kelapa, kerajinan tangan halus, besi, dan batu nisan porselen.
Barang-barang tersebut didatangkan dari wilayah luar Banyumas, seperti
dari Bagelen, Madura, Banyuwangi, Sumatera, dan sebagainya. Adapun
barang yang didatangkan dari Eropa antara lain tembaga, kain beludru,
wol, serta jenis tekstil yang lain dalam jumlah yang relatif sedikit. Barang-
barang tersebut sebagian merupakan kebutuhan orang-orang Eropa yang
15 Resolutie, 19 Agustus No.4.
16 Statistiek der Residentie Banjoemaas, Staat Litt, A No. 19 Voornaamste Lands Gebowen, Civiele
Gebouwen, 1838. Arsip Banyumas 20.16.
17 Algemeen verslag der Residentie Banjoemas, 1832. Arsip Banyumas 066.
88

