Page 108 - PERPUSTAKAAN UNIVERSITAS AIRLANGGA
P. 108
ARKEOLOGI TRANSPORTASI
Perspektif Ekonomi dan Kewilayahan Keresidenan Banyumas 1830–1940an
Tabel 11. Barang ekspor-impor yang terdapat di Pelabuhan Cilacap tahun 1832
Barang Ekspor Jumlah (pikul) Barang Impor
Kopi 11.233 Gambir
Tembakau 650 Ikan Asin
Kapas 300 Bawang
Lada 190 Minyak Kelapa
Batik 390 Kerajinan
Minyak tanah 43 Besi
Porselen
Tembaga
Kain Beludru
Wol
Sumber: Zuhdi (2002), hlm. 16
Keterangan: Jumlah barang impor tidak tercatat.
Penetapan pelabuhan Cilacap sebagai tempat pengumpulan komoditi
pertanian dari daerah selatan Banyumas pada awalnya masih dirasakan
berat, namun Residen Banyumas, G. de Seriere, tampaknya optimis
bahwa akan terjadi peningkatan pelayaran ke Cilacap sebagai akibat
meningkatnya hasil tanam paksa dari daerah pedalaman Banyumas.
Pada tahun 1836 hanya ada tiga kapal dari Eropa, yaitu kapal Schelde,
Aurora, dan Elisabeth yang membawa kopi dari pelabuhan Cilacap ke
Belanda. 20
20 Zuhdi, op. cit., hlm. 17
90

