Page 387 - PERPUSTAKAAN UNIVERSITAS AIRLANGGA
P. 387

Sisi  Kemanusiaan Media Sosial

               evolusi terkait perilaku menolong.  Pertama,  kin protection  atau
             perlindungan kerabat. Menurut pandangan ini, kedekatan gen secara
             biologis membuat manusia terprogram secara alami untuk menolong
             orang yang masih tergolong kerabatnya. Maka, orang  akan menolong
             orang lain yang tergolong kerabat termasuk kerabat jauhnya. Kedua,
               biological reciprocity atau timbal-balik biologis. Menurut pandangan
             ini, orang menolong orang lain karena mengantisipasi bahwa kelak
             orang yang ditolong itu akan menolong balik sebagai balasan. Bila ia
             tidak menolong maka kelak ia pun tidak akan mendapat pertolongan.
                  Perspektif Teori Sosial-Kultural. Teori ini menjelaskan bahwa
             perilaku menolong lebih banyak dipengaruhi oleh faktor kultutal atau
             budaya. Dalam setiap budaya terdapat norma-norma yang menjunjung
             dan mendorong masyarakatnya untuk menunjukkan perilaku
             menolong. Norma tersebut disosialisasikan dari generasi ke generasi
             sehingga terinternalisasi dan masyarakat kemudian mempunyai
             kecenderungan untuk melakukan perilaku menolong. Ada setidaknya
             tiga norma sosial dasar terkait perilaku menolong yang lazim terdapat
             dalam masyarakat.  Pertama,   norm of sosial responsibility atau
             norma tanggung jawab sosial yang menyatakan  bahwa orang harus
             memberikan pertolongan kepada orang yang membutuhkan tanpa
             mengharapkan balasan di masa datang (Sarwono, 2009). Kedua, norm
             of reciprocity atau norma timbal balik yang menyatakan bahwa orang
             harus menolong orang lain yang pernah menolongnya. Ketiga, norm of
             sosial justice atau norma keadilan sosial yang terkait dengan aturan
             tentang keadilan dan distribusi sumber daya secara merata.
                  Perspektif Teori Belajar. Perspektif ini menekankan pentingnya
               proses belajar untuk menolong orang (Taylor, Peplau & Sears, 2009).
             Orang belajar menolong melalui penguatan sebagai efek imbalan
             karena membantu dan efek hukuman karena tidak membantu. Orang
             juga belajar melalui modeling atau meniru orang lain yang memberi
             pertolongan. Terdapat dua turunan dari teori belajar ini yang dapat
             menjelaskan perilaku menolong. Pertama, teori belajar sosial. Menurut
             teori belajar sosial, tingkah laku manusia dipandang sebagai hasil
               proses belajar terhadap lingkungan. Berkaitan dengan tingkah laku
             menolong, seseorang menolong karena ada  proses belajar melalui
             observasi terhadap model prososial. Kedua,  teori pertukaran sosial.
             Menurut  teori pertukaran sosial, interaksi sosial bergantung pada



                                                                                      355
   382   383   384   385   386   387   388   389   390   391   392