Page 384 - PERPUSTAKAAN UNIVERSITAS AIRLANGGA
P. 384
PSIKOLOGI DAN TEKNOLOGI INFORMASI
Media sosial yang banyak digunakan orang kini meliputi antara
lain Facebook, Youtube, Twitter, Foursquere, Soundcloud, Path,
Linkedin, Pinterest, Tumblr, Flicker, Line, Instagram, Whatsapp, Black
Berry Massager, dan Google+. Media sosial tampaknya sudah menjadi
kebutuhan pokok dan tidak dapat dipisahkan dari kehidupan
kebanyakan orang. Hidup akan terasa aneh dan hambar apabila
dalam sehari saja orang tidak menggunakan aneka media tersebut.
Ungkapan yang barangkali tepat untuk melukiskan situasi itu adalah
“Ada gadget maka saya ada”. Artinya, eksistensi seseorang ditentukan
oleh kehadirannya di dunia maya.
Media sosial juga merupakan bagian yang tak terpisahkan
dari globalisasi yang sedang melanda dunia saat ini, tak terkecuali
Indonesia. Data yang diungkapkan oleh We Are Sosial (Noviandari,
2015) menunjukkan jumlah pengguna Internet dan media sosial di
dunia dan di Indonesia. Pada tahun 2015 jumlah pengguna Internet
aktif di dunia sebanyak 3,25 miliar orang, naik dari tahun 2014 yang
hanya berjumlah 3,17 miliar. Sebagai informasi, jumlah penduduk
dunia pada tahun 2015 adalah 7,382 miliar orang. Dari 3,25 miliar
pengguna Internet di dunia tersebut sebanyak 2,317 miliar diantaranya
adalah pengguna media sosial aktif. Dari jumlah itu, 2,062 miliar di
antaranya menggunakan ponsel pintar untuk terhubung ke media
sosial (Noviandari, 2015). Di Indonesia sendiri, pengguna Internet aktif
sudah mencapai angka 88,1 juta dan 79 juta diantaranya merupakan
pengguna media sosial aktif (Noviandari, 2015). Kenyataan ini tidak
mengagetkan karena data lain menunjukkan bahwa Indonesia masuk
dalam deretan negara dengan penduduk yang paling rajin terhubung
di dunia media sosial.
Secara umum, media sosial memiliki sejumlah fungsi dan
peran. Beberapa di antaranya yang banyak dimanfaatkan orang
adalah perannya sebagai penyampai pesan serta pelancar terjadinya
interaksi antar orang dan terbentuknya pengetahuan tentang sebuah
permasalahan atau isu yang tengah berkembang di masyarakat.
Sebagai bagian yang tak terpisahkan dari media massa media sosial
juga dapat dijadikan cara yang efektif dan efi sien untuk menciptakan
sebuah gerakan atau identitas bersama yang diharapkan dapat
mendorong terjadinya perubahan di tengah masyarakat yang
352

