Page 31 - index
P. 31
BAB 22 • MASYARAKAT INFORMASI DAN NET GENERATION ...
serta asuransi, yang merupakan pusat-pusat dari pekerjaan kantoran.
Ketiga, ketika naiknya pendapatan nasional, orang menemukan bahwa
proporsi uang untuk makanan di rumah mulai menurun, dan sebalik-
nya terjadi peningkatan proporsi uang yang digunakan untuk membeli
bahan-bahan tahan lama (pakaian, rumah, mobil), item-item mewah,
rekreasi, dan seterusnya.
B. KECENDERUNGAN MENUJU MASYARAKAT PASCA-INDUSTRI
Pergeseran masyarakat dari tahap industrial ke post-industrial sudah
barang tentu tidak terjadi secara tiba-tiba. Salah satu indikasi terpenting
ketika itu ialah bergesernya sebagian besar angkatan kerja dari sektor
pertanian (sektor primer) dan manufaktur (sektor sekunder) ke sektor
PRENADAMEDIA GROUP
jasa (sektor tersier). Perkembangan lapangan kerja di bidang informasi,
khususnya di lingkungan kantoran yang melahirkan pekerja “kerah pu-
tih” ikut menopang pesatnya pertumbuhan sektor jasa ini. Pekerjaan di
bidang informasi itu sendiri sangat beragam, mulai dari pemrograman
dan pembuatan perangkat lunak komputer hingga ke pengajaran dan
penelitian berbagai hal yang berkaitan dengan pengelolaan informasi
dan dampak perkembangan teknologi informasi. Industri informasi
seperti penyedia jaringan data, dan jasa komunikasi merupakan peker-
jaan di bidang informasi yang tumbuh di era masyarakat post-industrial
dan semua itu membuat pekerjaan informasi menjadi pilar terpenting
perekonomian.
Tentang kecenderungan munculnya berbagai pekerjaan di sektor
jasa, khususnya bidang informasi, dalam The Coming of Post-Industrial
Society, Daniel Bell (1976) lebih perinci mengemukakan bahwa setelah
pergantian abad, hanya ada tiga pekerja dari setiap sepuluh pekerja da-
lam negeri bekerja dalam industri jasa dan tujuh dari sepuluh pekerja
terlibat dalam produksi barang. Sampai 1950-an, proporsi ini menjadi
lebih seimbang. Memasuki 1968, proporsi berubah sehingga enam dari
setiap sepuluh pekerja bekerja dalam bidang jasa. Kemudian pada 1980-
an, dengan naiknya dominansi jasa pelayanan, nyaris tujuh dari setiap
sepuluh pekerja bekerja dalam industri jasa. Antara 1900 dan 1980, de-
ngan keadaan terbalik dari proporsi antarsektor, terjadi dua perubahan
struktural dalam perekonomian Amerika: pertama, perubahan ke bidang
jasa; dan kedua, naiknya sektor publik sebagai bidang utama lapangan
pekerjaan.
Menurut fakta sejarah yang terjadi, perubahan lapangan pekerjaan
ke bidang jasa memang bukan merupakan perubahan yang sifatnya in-
stant, tiba-tiba hadir melangkahi trend jangka panjang perkembangan
345

