Page 29 - index
P. 29

BAB 22  •  MASYARAKAT INFORMASI DAN NET GENERATION ...


                 di tengah munculnya berbagai pabrik dan industri yang makin massive.
                 Dalam masyarakat pasca-industri, pekerjaan yang dominan umumnya
                 yaitu pekerjaan di bidang jasa pelayanan, terutama pekerjaan yang ber-
                 basis pada pengolahan informasi dan pemanfaatan teknologi informasi
                 (lihat: Webster 2006: 32). Secara lebih perinci, tahap-tahap perkembangan
                 masyarakat menurut Daniel Bell, sebagai berikut:
                    Pertama, masyarakat pra-industri. Dalam buku The Coming of Post-
                 Industrial Society,  Bell (1976) menyebutkan bahwa dalam masyarakat
                 pra-industri, angkatan kerja yang ada umumnya lebih banyak terlibat
                 dalam industri-industri ekstraktif, yaitu pertambangan, perikanan, ke-
                 hutanan, dan pertanian. Ketika sumber daya alam melimpah, dan orang
                 tidak terlalu harus bergantung pada teknologi untuk memperoleh sesuatu,
                 maka kehidupan utama penduduk di era pra-industrial umumnya ialah
                         PRENADAMEDIA GROUP
                 bergantung dan banyak bersinggungan dengan alam. Orang bekerja
                 dengan kekuatan ototnya dengan cara-cara yang telah diwarisinya dari
                 generasi terdahulu, dan indriawi orang terhadap dunia terkondisi sede-
                 mikian rupa tergantung pada elemen-elemen seperti musim, sifat dari
                 tanah, dan jumlah air. Ritme kehidupan masyarakat di era pra-industrial
                 lebih cenderung dibentuk  oleh  siklus  dan  ritme alam, sehingga jenis
                 pekerjaan penduduk pun umumnya sangat tergantung pada alam, yang
                 produktivitasnya rendah, dan ekonomi pun terkait dengan wujud alam
                 dan fluktuasi harga bahan baku dalam ekonomi dunia.
                    Unit kehidupan sosial yang berkembang pada masyarakat pra-indus-
                 trial yaitu perluasan dari rumah tangga. Secara umum, di masyarakat
                 pra-industrial kesejahteraan belum dan tidak mudah tercapai, karena
                 warga masyarakat yang ada cenderung hanya bisa memenuhi kebutuhan
                 pangan untuk dirinya sendiri. Keterbatasan teknologi yang dikuasai me-
                 nyebabkan masing-masing keluarga tidak memungkinkan untuk berbagi
                 dengan keluarga lain. Di era masyarakat pra-industrial, sering terjadi
                 jasa pelayanan domestik menjadi murah dan berlimpah ruah. Di Inggris,
                 menurut Daniel Bell, sampai periode Victorian Pertengahan, kelompok
                 pekerja terbesar tunggal dalam masyarakat ialah pembantu rumah tang-
                 ga. Masyarakat pra-industri adalah masyarakat agraria yang terstruktur
                 dalam cara-cara yang rutin dan dikelola oleh otoritas tradisional.
                    Kedua, masyarakat industri. Dalam masyarakat industri—yang secara
                 geografis menurut Bell umumnya berada di wilayah negara-negara Atlantik
                 Utara ditambah Uni Soviet dan Jepang—mereka umumnya merupakan
                 masyarakat penghasil barang. Berbeda dengan masyarakat pra-industrial
                 yang kehidupannya lebih banyak dikendalikan alam, kehidupan masya-
                 rakat industri ibaratnya ialah sebuah permainan bersama fabrikasi alam
                 yang bersifat teknis dan rasional. Modernisasi dan kehadiran berbagai


                                                                            343
   24   25   26   27   28   29   30   31   32   33   34