Page 25 - index
P. 25
22
MASYARAKAT INFORMASI DAN
NET GENERATION DI ERA POST-INDUSTRIAL
! Rahma Sugihartati
PRENADAMEDIA GROUP
erubahan sosial sebetulnya merupakan sebuah proses perubahan
masyarakat yang terjadi karena dihela oleh berbagai kekuatan, baik
Pmodal, resistensi, dan gerakan sosial maupun perubahan yang
dipicu oleh adanya perkembangan teknologi dan informasi yang makin
massive. Di setiap era, perubahan sosial yang terjadi tak pelak telah dan
akan melahirkan pola hubungan baru, adaptasi baru dan karakteristik
masyarakat yang khas, yang berbeda dengan masyarakat sebelumnya.
Di era revolusi industri, perubahan sosial yang di hela ekspansi modal
para kapitalis telah melahirkan masyarakat industrial yang ditandai oleh
kehadiran berbagai produk industri dalam skala yang massal, serta adanya
kelas buruh dan kelompok borjuis yang acap kali berseberangan kepen-
tingan dan rawan konflik. Sementara itu, pada masyarakat post-industrial,
perubahan sosial yang berlangsung umumnya bukan hanya dipicu oleh
kekuatan modal kapitalisme, tetapi juga ditandai oleh adanya revolusi
teknologi informasi yang kemudian melahirkan masyarakat informasi.
Berbeda dengan masyarakat industrial yang melahirkan kelas pekerja
atau kaum buruh yang sehari-hari menghabiskan waktu di pabrik, di
era masyarakat post-industrial, perkembangan teknologi informasi dan
kekuatan informasi telah melahirkan gaya hidup baru, simbol-simbol
baru, dan “pekerja-pekerja kerah putih” yang lebih banyak bergerak di
bidang jasa, termasuk mengolah informasi dan memanfaatkannya untuk
kepentingan ekonomi maupun sosial, dan bahkan politik.
Sebagai salah satu tahapan perubahan, munculnya masyarakat
informasi bukanlah jenis masyarakat yang hadir begitu saja secara
alamiah. Di banyak negara maju (sejak 1970-an), masyarakat informasi
kerap juga diartikan sebagai suatu bentuk kehidupan yang akan dituju
dan diraih (bukan terjadi dengan sendirinya). Di Jepang, negara Eropa

