Page 24 - index
P. 24

Perkembangan Masyarakat Informasi & Teori Sosial Kontemporer




                  Jeffrey C. Alexander  Theoritical Logic in Sociology  (1982-1983), Neofunctionalism  (1985), Neofunctionalism Today:  Reconstructing a Theoritical  Tradision (1990, bersama Paul   Colomy)  Menekankan pada perubahan  sosial, proses diferensiasi sistem  sosial, sistem kultur, dan sistem  kepribadian. Mengkaji keteraturan




              tabel 1    Perbandingan dan Perkembangan Analisis Fungsionalisme hingga Neofungsionalisme.


        Prenada Media Group
                     Social Theory and Social   Structure (1957)  Interelasi antardomain   kepribadian  Elemen disintegratif, atau   disfungsional tidak boleh   diabaikan hanya karena   orang begitu terpesona   oleh fungsi-fungsi positif   elemen integrasi. Tidak   positif.  fungsi manifest-latent,   fungtional alternativies.
                  RK Merton       kehidupan sosial, terutama  budaya, sosial, dan sistem   setiap struktur, adat istiadat,  gagasan, keyakinan, dan lain  sebagainya memiliki fungsi   Disfungsional, nonfungsional,








                  Talcott Parsons  Structure of Social  Action (1937), Towards a  General Theory of Action   (1951, bersama Edward  Shils), The Social System   (1951)  Keteraturan masyarakat   di tingkat makro  Masyarakat memiliki   empat fungsi imperatif   (AGIL) yang sekaligus   merupakan karakteristik   sistem sosial dan   semuanya ber







                  Radcliffe-Brown  The Andaman   Islanders (1922),   Structure and   Function in   Primitive Society   (1952)  Masyarakat   tradisional, suku   aborigin  Masyarakat   dipandang   sebagai   organisme yang   meregulasi dirinya   sendiri, yang   untuk keperluan   ini dipenuhi oleh   institusi-institusi   sosial dasar   terten






                  Bronislaw Malinowski  Argonauts of the Western   Paciic (1922)  Kula (tradisi tukar-  menukar hadiah) di   kalangan orang Trobiand,   Papua Nugini  Kula berfungsi sebagai   cara untuk mencapai   prestise (sistem pameran   kemurahan hati). Adapun   fungsi latent kula   adalah memungkinkan  berkembangnya hubungan   perdaga








                  Émile Durkheim  The Division of   Labor in Society   (1893), Suicide   (1897)  Kohesi,   solidaritas, dan   tatanan sosial  Masyarakat   adalah keutuhan   organik.   Pembagian kerja   memberikan   dasar bagi   solidaritas dalam   masyarakat   yang mengalami   diferensiasi   cepat.  Collective   conscience,   pembagian






                  Aspek  Karya yang   dihasilkan  Fokus kajian  Temuan   pokok  Kata kunci





            12
   19   20   21   22   23   24   25   26   27   28   29