Page 458 - PERPUSTAKAAN UNIVERSITAS AIRLANGGA
P. 458

PSIKOLOGI DAN TEKNOLOGI INFORMASI

            mesra dengan anak, isteri atau kerabatnya lewat SMS, WA, twitter
            ataupun yang lain.


            Tantangan Profesi

                 Memang tidak berlebihan jika manajemen pabrik baja saat itu
            memberikan apresiasi kepada tim psikologi yang dibentuk, karena
            sesungguhnya profesi psikolog tidak terbatas pada “ stigma” yang
            terjadi di masyarakat selama ini. Sesungguhnya banyak hal lain yang
            bisa dilakukan oleh seorang psikolog. Bukankah dalam Rencana
            Pembangunan Jangka Menengah Nasional Tahun 2015-2019 setiap
            regulasi dari pemerintah harus mempertimbangkan berbagai aspek
            kemanusiaan, termasuk alih generasi, aspek jender dan kompetisi
            yang  fair? Dalam konteks kemanusiaan itulah sesungguhnya
            tantangan terbesar dari kompetensi profesi psikologi.
                 Saat ini masih banyak tantangan profesi psikologi yang perlu
            diselesaikan. Sekedar catatan, dalam menangani moda transportasi,
            profesi psikologi diperlukan untuk menjembatani perbedaan
            pandangan dan pemahaman antara yang konvensional dengan
            yang menggunakan aplikasi. Bukankah sempat terjadi kegagapan
            dalam mengambil keputusan saat terjadi unjuk rasa para sopir taksi
            konvensional? Padahal jika sudah diketahui sejauhmana kesenjangan
            pandangan antara yang konvensional dan berbasis aplikasi di
            masyarakat, tentunya pemerintah tinggal memformulasikannya
            dalam regulasi yang tepat sasaran.
                 Masalah lain yang cukup fundamental dalam ranah psikologi
            adalah penggunaan  alat tes oleh pihak-pihak yang tidak bertanggung
            jawab. Kendati “ alat tes” hanyalah piranti pendukung dalam
            menegakkan diagnosis terhadap keluhan individu, namun sepatutnya
            harus diterbitkan perundangan yang mengatur hak pembuatan dan
            penerbitan alat- alat tes psikologi. Pesatnya perkembangan teknologi
            informasi telah meyebabkan lahirnya berbagai  alat tes yang belum
            terjamin kehandalan serta kesahihannya. Sementara itu, masyarakat
            biasanya akan mencari  alat tes yang instant, tidak terlalu birokratis
            dan hasilnya bisa segera diketahui.
                 Ambiguitas profesi psikolog yang begitu lentur di bawah naungan
            berbagai Departemen atau Kementerian, sesungguhnya menyebabkan




          426
   453   454   455   456   457   458   459   460   461   462   463