Page 250 - PERPUSTAKAAN UNIVERSITAS AIRLANGGA
P. 250

PSIKOLOGI DAN TEKNOLOGI INFORMASI

            pencapaian resiliensi. Demikian pula dengan resiliensi anak di tengah
            perkembangan teknologi digital. Simuforosa (2013) menyatakan bahwa
            dalam membangun  online resilience, peran orangtua sebagai unsur
            utama dalam keluarga mutlak dibutuhkan sebagai sosok signifi kan
            dalam proses perkembangan anak. Sebagai pendidik orang tua
            harus mengajarkan kepada anak tentang bagaimana menggunakan
            teknologi digital dan berbagai media online dengan baik, aman dan
            benar melalui interaksi sehari-hari. Pengasuhan yang efektif dari
            orangtua merupakan jembatan krusial dalam menumbuhkan  online
            resilience pada anak (Przybylski, et al., 2014).


            Pengasuhan dalam Menumbuhkan Online Resilience
            pada Anak

                 Perilaku terbentuk karena  proses belajar, baik disadari maupun
            tidak. Banyak pihak ikut berperan menentukan hasil  proses belajar.
            Memang tidak hanya orangtua, namun sebagai orang yang terdekat
            dan sebagai pendidik utama anak, sikap dan perilaku orangtua akan
            memberi pengaruh lebih besar dibandingkan komponen sosial lainnya.
            Santrock (2007) menjelaskan bahwa terkait dengan tumbuh kembang
            anak yang terus berproses selama perjalanan hidupnya serta kondisi
            lingkungan yang terus berubah, maka orangtua yang baik akan
            menyesuaikan pengasuhan yang diterapkannya pada anak. Menurut
            Baumrind (1971) serta Maccoby dan Martin (1983) sebagaimana
            dikutip oleh Santrock (2007), pengasuhan yang dibedakan menjadi
            beberapa pola, pada dasarnya terdiri dari dua komponen utama,
            yakni dukungan,  penerimaan atau sikap responsif di satu sisi, dan
            kontrol atau kendali di sisi yang lain. Efektif tidaknya mekanisme
            kedua komponen inilah yang pada akhirnya akan menentukan
            hasil, yaitu apakah dapat mendorong terbentuknya perilaku yang
            diinginkan sekaligus mengendalikan munculnya perilaku yang tidak
            diharapkan, ataukah tidak. Pengasuhan orangtua dengan mekanisme
            dukungan dan kontrol yang efektif akan menjadi tameng yang dapat
            melindungi anak dari berbagai pengaruh lingkungan di era teknologi
            digital, sehingga tidak terjebak pada pola perkembangan yang negatif.
                 Pada dasarnya mengasuh adalah sebuah proses menumbuhkan
            berbagai kemampuan, sifat baik dan  karakter positif dalam diri




          218
   245   246   247   248   249   250   251   252   253   254   255