Page 216 - PERPUSTAKAAN UNIVERSITAS AIRLANGGA
P. 216

PSIKOLOGI DAN TEKNOLOGI INFORMASI

            walaupun sesungguhnya merasa lelah berpacu dengan waktu demi
            tidak dianggap  jadul (jaman dahulu/kuno) atau  gaptek (gagap
            teknologi).
                 Apakah perlu memusuhi kekinian? Ingat peribahasa “Masuk
            kandang kambing mengembik, masuk kandang kerbau menguak”?
            Berbekal keyakinan bahwa lebih baik menyesuaikan diri daripada
            terisolir dari komunitas maka dikenal istilah  latah kekinian yang
            dipengaruhi oleh keinginan untuk eksis tersebut. Beberapa  latah
            kekinian yang kebanyakan terjadi di kalangan kaum muda antara lain:
            (1) merasa tidak lengkap tanpa instagram dan tanpa update status
            (sedang apa, dimana, bersama siapa, dan ringkasan perasaan yang
            menyertai) serta menciptakan pesan penuh hashtag #; (2) menambah
            koleksi pakaian dan asesori agar dianggap ikut tren dan tidak saltum
            (salah kostum) seperti tren memakai model celana  jogging dan
            bersepatu kets warna mencolok menghadiri pesta atau pertemuan
            formal; kaum muda akan meniru idolanya dalam hal berpakaian dan
            menganggap apa yang dilihat di  media sosial adalah bukti  penerimaan
            dan pengakuan, sehingga harus ikut berpartisipasi; (3) action camera,
              selfi e,  wefi e adalah satu paket perubahan perilaku yang mencolok
            dan tidak terbatas di kalangan muda saja. Perilaku sadar kamera dan
            pose-pose spesifi k seolah ‘harus dan wajib’ dilakukan dan tentu saja
            harus dibagikan sesegera mungkin agar tidak harus menuliskan late
            post (tayangan terlambat).
                 Perubahan perilaku akibat kekinian sangat dipengaruhi oleh
            teknologi yang ada. Sebagai profesi yang berkecimpung karena
            adanya manusia, perilaku dan proses mental yang menyertainya,
            maka adalah suatu keharusan bagi para Psikolog dan ilmuwan
            psikologi untuk setidaknya paham dan mengenali adanya fenomena
            kekinian serta potensi masalah kejiwaan yang akan dijabarkan lebih
            jauh berikut ini.


            Pesan dan Komunikasi Kekinian


                 “CMIIW, atm you DBA HR consultant and feel FUD about
                 your career options. You are actualy FISH and seems not
                 going anywhere. OTOH, you don’t feel the need to leave your
                 comfort zone. You hardly have a friend and STS you are lonely




          184
   211   212   213   214   215   216   217   218   219   220   221