Page 213 - PERPUSTAKAAN UNIVERSITAS AIRLANGGA
P. 213
13
Fenomena Kekinian
dan Potensi Masalah Kejiwaan
Josephine Maria Julianti Ratna
“Wah, sudah ngga ngikutin perkembangan anak muda
jaman sekarang!”; “Kenapa sih kalian memanggil orang lain
yang tidak kalian kenal dengan bro, sist, gan, min?”; “Dasar
katrok, ketinggalan jaman, kuno, githu aja bingung, mbah
Google aja kalee?”
alimat di atas, terasa begitu berbeda dengan pembicaraan yang
Kbiasa didengar sepuluh sampai dua puluh tahunan yang lalu.
Terlalu banyak “bahasa planet” dan istilah asing yang begitu aneh
di telinga kita tetapi para generasi muda atau mereka yang masuk
dalam kategori gaul begitu mudah meniru dan menikmatinya. Tak
heran hal ini semakin merenggangkan jarak antar generasi yang
sudah tercipta di era digital ini. Kekinian yang membawa manfaat
dalam begitu banyak hal ternyata memunculkan paradox ‘semakin
banyak tahu semakin merasa tidak punya apa-apa’ serta berbagai
keresahan baru yang sedemikian kuat menyeret manusia masa kini
secara sadar masuk dalam ketidakberdayaan.
Teknologi Informasi demi Komunikasi
Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) versi online, kata
teknologi berarti metode ilmiah untuk mencapai tujuan praktis, ilmu
pengetahuan terapan dan keseluruhan sarana untuk menyediakan
barang-barang yang diperlukan bagi kelangsungan dan kenyamanan
181

