Page 215 - PERPUSTAKAAN UNIVERSITAS AIRLANGGA
P. 215

Fenomena Kekinian dan Potensi Masalah Kejiwaan

             melalui fasilitas  GPS  tracking atau menggunakan  peta elektronik
             yang ditawarkan oleh berbagai bidang. Bagi anak, sekolah menjadi
             lebih menyenangkan karena sarana belajar dilengkapi dengan
             teknologi yang diharapkan mendorong  proses belajar mengajar jadi
             menyenangkan.
                  Banyak individu, terutama generasi yang berusia 60 tahun ke
             atas, merasa gamang bila harus terus  up-to-date dengan teknologi
             yang ada. Mereka memilih platform secukupnya yang bisa membuat
             mereka terhubung dengan orang lain dan terkadang menjadi cemas
             bila diharuskan berubah karena tuntutan.  Namun tidak sedikit pula
             generasi berusia di atas 60 tahun yang terus mengikuti perkembangan
             teknologi dan selalu siap berubah demi ukuran keuntungan tertentu.
             Teknologi merupakan bagian dari kekinian dan secara signifi kan sangat
             mempengaruhi terbentuknya perilaku khas akibat penggunaannya
             untuk berbagai kebutuhan.


             Kekinian dan Perubahan Perilaku

                  Dari kata dasar ‘kini’, kekinian menurut Kamus Besar Bahasa
             Indonesia berarti keadaan kini atau sekarang. Keadaan kini memiliki
             sinonim sekarang, saat ini, waktu ini, dan masa ini (Setiawan, 2002).
             Hal ini merambah lebih jauh pada kekinian dalam berbagai hal,
             antara lain cara berbahasa, bersosialisasi, penampilan, dan utamanya
             tidak boleh ketinggalan dalam segala hal. Mereka yang berada di
             luar kekinian dianggap tidak atau  kurang gaul, aneh, malas, kurang
             peduli atau tidak mau beradaptasi. Mereka ini kemudian menganggap
             generasi kekinian penuh dengan individu aneh yang semaunya
             sendiri, tidak sopan, tidak produktif dan sarat dengan  kecanduan
             akan gadget dan teknologi, generasi instant yang tidak tangguh serta
             mudah terpengaruh.
                  Terlepas dari banyaknya diskusi, seminar, pelatihan dan lain-
             lain tentang keprihatinan terhadap kaum muda masa kini, generasi
             muda kekinian memilih untuk eksis dan diterima oleh in-group nya.
             Sementara itu generasi yang memilih untuk tidak terseret arus
             kekinian akan berperan sebagai penegak aturan dan moral. Mereka
             yang berhasil ikut ‘berlari’ bersama kekinian (terlebih yang memang
             beda usia cukup besar) pantas diacungi jempol, diakui keberadaannya




                                                                                      183
   210   211   212   213   214   215   216   217   218   219   220