Page 206 - PERPUSTAKAAN UNIVERSITAS AIRLANGGA
P. 206

PSIKOLOGI DAN TEKNOLOGI INFORMASI

            meningkatkan ketakutan pada karyawan. Ketakutan mendapatkan
            hukuman dapat mengakibatkan perasaan tidak percaya terhadap
            manajemen atau atasan apabila pemberian hukuman dinilai tidak
            adil (DeLara, 2007). Dengan demikian, menjadi sangat penting untuk
            mengembangkan sebuah sistem monitoring dan pendisiplinan yang
            tepat dan dinilai adil oleh karyawan agar sistem tersebut efektif.


            Penutup

                 Penggunaan internet di perusahaan dan berbagai organisasi
            lainnya di Indonesia semakin besar. Oleh karenanya, keberadaan
            jaringan internet di suatu organisasi sudah menjadi hal biasa bahkan
            menjadi kebutuhan utama. Perilaku karyawan dalam menggunakan
            internet yang disediakan oleh organisasi dapat dikategorikan menjadi
            dua, yaitu penggunaan internet untuk kepentingan pekerjaan dan
            penggunaan internet untuk kepentingan pribadi yang tidak terkait
            dengan pekerjaan. Penggunaan akses internet perusahaan pada
            kategori kedua inilah yang disebut dengan perilaku cyberloafi ng.
                 Banyak faktor yang menjadi penyebab perilaku  cyberloafi ng,
            meliputi faktor pribadi individu serta faktor yang berasal dari
            pekerjaan dan organisasi. Faktor individu yang banyak diteliti meliputi
              locus of control, kepribadian, keterlibatan kerja, serta sikap terhadap
            cyberloafi ng. Selain itu juga terdapat perbedaan perilaku cyberloafi ng
            antara pria dan wanita. Faktor yang berasal dari pekerjaan meliputi
            konfl ik peran dan ambiguitas peran. Sedangkan faktor yang berasal
            dari organisasi meliputi ketidakadilan organisasi yang dipersepsikan
            oleh karyawan, budaya organisasi, dan desain organisasi.
                 Berdasarkan hasil penelitian terkini,  cyberloafi ng selain
            memberikan dampak negatif terhadap organisasi juga mempunyai
            dampak positif bagi baik individu maupun organisasi. Oleh karena itu,
            organisasi perlu membuat kebijakan penggunaan internet di tempat
            kerja yang tepat, mensosialisasikannya dan menerapkan mekanisme
            monitoring dan penegakan kebijakan agar dampak negatifnya dapat
            diminimalisir, dan pada saat yang sama dampak positifnya dapat
            dinikmati oleh karyawan sebagai individu dan organisasi secara
            keseluruhan.






          174
   201   202   203   204   205   206   207   208   209   210   211