Page 186 - PERPUSTAKAAN UNIVERSITAS AIRLANGGA
P. 186

PSIKOLOGI DAN TEKNOLOGI INFORMASI

            masih menjadi topik diskusi para ahli (Alberici & Milesi, 2012; 2015;
            Postmest & Brunsting, 2002).


            Studi Kasus Proses  Radikalisasi Online di Indonesia

                 Proses radikalisasi kelompok jihadis melalui Internet dapat
            dijelaskan dengan menggunakan konsep proses radikalisasi dari
            Silber dan Bhatt (2007) seperti yang pernah dilakukan oleh Kohler
            (2015). Mereka yang mengalami radikalisasi  online, awalnya telah
            memperoleh pengalaman pra-radikalisasi berupa sosialisasi nilai-
            nilai yang digunakan sebagai pedoman. Pada tahap  self-identifi cation
            terjadi proses  religious seeking. Individu mencoba memperbaharui
            pemahaman keagamaannya yang didorong oleh keinginan memperbaiki
            diri dari rasa berdosa, mencari kebermaknaan diri atau transformasi
              identitas. Pada tahap ini, dalam pencariannya seseorang dapat
            memperoleh penguatan nilai-nilai dari Internet. Biasanya mereka
            dapat memperoleh penguatan tersebut dari kelompok diskusi online,
            web atau blog untuk menambah pengetahuan yang mendukung nilai-
            nilai yang telah dianut sebelumnya.
                 Wawancara yang dilakukan oleh penulis pada narapidana kasus
            terorisme di Indonesia berhasil mencatat beberapa hal penting dalam
            proses radikalisasi online. Beberapa narapidana kasus terorisme yang
            berusia muda menjelaskan awal keterlibatannya dengan kelompok
            radikal melalui perkenalan di media  online. Perkenalan mereka
            dengan kelompok radikal biasanya diawali dari keinginan mencari
            informasi tentang topik-topik yang menarik minat mereka seperti
            jihad dan perjuangan Islam. Sebagaimana dituturkan oleh SF, salah
            seorang narapidana teroris yang dijatuhi hukuman karena kasus
            perencanaan peledakan bom Kedubes Myanmar, berikut ini:

                  “Awalnya ketemu di Internet trus diskusi diskusi… sering…
                 pas saat itu ada peristiwa Muslim Rohingya yang diserang
                 oleh orang Budha ….lalu berlanjut ke pertemuan rutin
                 kumpul-kumpul…disitu saya baru kenal dengan mereka.”
                 (Wawancara dengan SF di Lapas Porong Surabaya).

                 Pengalaman berinteraksi dengan materi-materi ideologi melalui
            Internet juga dialami oleh WF, narapidana kasus terorisme yang
            tengah menjalani hukuman karena terbukti melakukan percobaan



          154
   181   182   183   184   185   186   187   188   189   190   191