Page 16 - index
P. 16
Perkembangan Masyarakat Informasi & Teori Sosial Kontemporer
Kontribusi terpenting dari Herbert Spencer terhadap perspektif
fung sionalisme yakni pada konsepnya tentang ekuilibrium sosial. Spen -
cer melihat equilibrium merupakan kondisi masyarakat yang berada da-
lam kondisi penuh dengan harmoni sosial, stabil, dan terintegrasi.
Di awal perkembangan perspektif struktural fungsional, sosio log
sesudah Spencer yang memberikan sumbangan besar bagi perkem-
banga n persektif ini ialah Émile Durkheim. Durkheim yang dikenal se-
Prenada Media Group
bagai Bapak Metodologi Ilmu Sosial ini, pada dasarnya mengacu pada
pemikir an Herbert Spencer untuk berargumentasi dan memahami bah-
wa eksistensi dan karakter struktur sosial sesungguhnya tak ubahnya
seperti asal-usul dan kerja organisme biologis.
Bagi kaum fungsionalis, seperti Durkheim, institusi dalam masyara-
kat, misalnya tatanan keluarga, tatanan politik, tatanan pendidikan,
dan tatanan keagamaan adalah analog dengan komponen-komponen
organisme. Masyarakat terdiri dari bagian-bagian yang terin-tegrasi
dan saling tergantung, di mana masing-masing bagian melaksanakan
fungsi yang diperlukan. Dalam bukunya The Division of Labor in Society,
Durkheim menemukan bahwa pembagian kerja membe rikan dasar baru
solidaritas dalam masyarakat yang mengalami diferensiasi dengan cepat
(Turner & Maryanski, 2010: 30).
Durkheim menghubungkan konsep sistem sosial dengan konsep
solidaritas sosial dan integrasi sosial. Dalam karyanya Rules of The So-
ciological Method, Durkheim menjelaskan bahwa analisis kausal atau
analisis historis mengenai bagaimana fakta sosial muncul dari analisis
fungsional mengenai konsekuensi keberadaan mereka. Fungsi integrasi
masyarakat menjadi kenyataan yang sui generis (sudah ada dengan
sendirinya), dan tugas sosiologi adalah mempelajari sistem hubungan
menggunakan statistik dan metode yang lain untuk menganalisis hal
tersebut.
Ketika Durkheim menerbitkan karya-karya fungsionalisme, di saat
yang sama dua orang antropolog yang terkenal di masa itu, Radcliffe-
Brown dan Malinowski tengah melakukan penelitian tentang kehidupan
dan pola kekerabatan orang-orang Aborigin di Australia. Ketertarikan
Radcliffe-Bro rek sejarah, evolusioner, diffu-
sionisme membuatnya harus menggunakan analisis fungsionalisme
4

