Page 358 - PERPUSTAKAAN UNIVERSITAS AIRLANGGA
P. 358

PSIKOLOGI DAN TEKNOLOGI INFORMASI

            mengenai aspirasi sosial-digital. Anggapan klasik bahwa “suara”  media
            sosial hanya “angin lalu” harus digeser. Perkembangan dan  inovasi
            digital telah membuat masyarakat menjadi berani menyuarakan
            aspirasi mereka melalui medium digital. Dalam konteks  demokrasi,
              suara rakyat adalah sebuah kesucian yang harus diikuti oleh para
            penyelenggara Negara. Namun, pada kenyataannya sulit sekali untuk
            mendefi nisikan  suara rakyat sebagai ruh yang memiliki kuasa atas
            Indonesia. Banyak politisi berbicara dengan mengatasnamakan
            “ suara rakyat” namun tidak memiliki bobot empiris yang kuat. Apa itu
              suara rakyat? Analisis terhadap aspirasi sosial-digital adalah pintu
            masuk untuk mendapatkan sampel mengenai rakyat yang “bersuara”
            dan “merespon” berbagai gejala sosial dan politik yang terjadi di
            Indonesia. Analisis aspirasi sosial-digital hadir sebagai alternatif
            kajian yang murah dan mudah sebagai masukan bagi perencanaan
            berbagai kebijakan di tingkat nasional maupun daerah serta bagi
            penyusunan berbagai peraturan perundangan. Aspirasi sosial-digital
            yang terukur dapat menjadi “nakhoda” yang membantu Pemerintah
            dalam membawa kapal besar bernama Indonesia.
                 Penulis berharap bahwa analisis aspirasi sosial-digital mampu
            berkembang menjadi  salah satu instrumen  perubahan sosial dan
            perencanaan kebijakan yang berbasis data empiris atau yang disebut
            dengan  evidence-based policy. Sebagai studi yang efi sien,  analisis
            aspirasi sosial-digital juga mampu memberikan data  baseline yang
            dibutuhkan oleh pengambil kebijakan dan regulator. Pada akhirnya,
            analisis terhadap aspirasi sosial-digital mampu menjadi sebuah studi
            yang merepresentasikan  suara rakyat Indonesia.

























          326
   353   354   355   356   357   358   359   360   361   362   363