Page 274 - PERPUSTAKAAN UNIVERSITAS AIRLANGGA
P. 274
PSIKOLOGI DAN TEKNOLOGI INFORMASI
pengguna internet yang semakin bertambah, maka urgensi mengkaji
perilaku belanja elektronik menjadi sangat penting.
Beberapa vendor telah dikenal memainkan peranan penting
dalam perdagangan elektronik di Indonesia. Pada tahun 2013, Amazon
menjadi situs perdagangan elektronik paling populer di Indonesia.
Meskipun tidak memiliki perwakilan kantor di Indonesia, tetapi situs
ini memiliki pengunjung virtual yang tinggi setiap harinya. Pada tahun
2014, Lazada Indonesia menjadi aktor kunci lain yang mulai merebut
dominasi Amazon di Indonesia. Dengan penguasaan terhadap konteks
pasar, bahasa natif, dan sistem marketing yang membumi, Lazada
Indonesia mampu bersaing sebagai aktor yang penting. Beberapa
vendor lain yang memiliki rerata pengunjung yang tinggi di dunia
perbelanjaan elektronik di Indonesia adalah Zalora (Singapore Post
e-Commerce, 2014).
Jepang kemudian ikut terlibat dalam bisnis perdagangan
elektronik melalui eksistensi Rakuten. Dengan mengadopsi nama
Rakuten Belanja Online, Jepang berupaya mendapatkan pasar lokal
Indonesia. Kaskus, situs forum digital terbesar di Indonesia, juga
dilaporkan memiliki rerata pengunjung yang sangat tinggi. Pada
Mei 2014, Singapore Post e-Commerce (2014) mencatat angka lebih
dari 6.8 juta yang terdaftar sebagai pengguna Kaskus, dengan 750
ribu pengunjung situs setiap harinya dengan durasi akses 29 menit
setiap hari. Eksistensi Kaskus bersaing dengan OLX. Vendor lainnya,
Tokopedia, yang mengklaim dirinya sebagai vendor perdagangan
elektronik terbesar di Indonesia, dilaporkan mencapai 10 juta
pengunjung virtual setiap bulan dan pada tahun 2014 mencapai
transaksi hingga dua ribu produk setiap bulannya. Dari berbagai
ulasan mengenai kondisi transaksi perbelanjaan vendor mayor di
Indonesia di atas, nampak bahwa masyarakat Indonesia telah siap
memasuki era perdagangan digital. Vendor- vendor ini pun telah
mengambil peran sebagai pusat perbelanjaan digital.
Kepercayaan Digital (e-Trust)
Secara literal, defi nisi kepercayaan digital tidak mudah untuk
dijelaskan. Dalam penelitian-penelitian mengenai perdagangan
elektronik ( e-commerce), kepercayaan didefi nisikan sebagai kesediaan
242

