Page 13 - index
P. 13
1
MENAKAR PERILAKU
GEMAR MEMBACA
REMAJA URBAN
tudi tentang perilaku membaca sebetulnya telah dilakukan sejumlah
ahli dan peneliti sebelumnya (Sarumpaet, 1976; Tampubolon, 1993;
SMuktiono, 2003; Bunanta, 2004; Clark & Rumbold, 2006; Jonsson
& Olsson, 2008), namun berbagai studi yang dilakukan umumnya hanya
mengkaji perilaku membaca dari perspektif sosial dan psikologi. Berbagai
studi yang telah dilakukan hanya terfokus meneliti faktor-faktor yang
mempengaruhi minat, motivasi dan perilaku membaca dikaitkan dengan
variabel ekonomi dan karakteristik demografi s pembaca, atau mengkaji
berbagai pihak yang mempengaruhi perilaku membaca, baik peran orang
tua, guru, sekolah atau peran teman sebaya sebagai peer-group. Hingga saat
ini, studi yang mengkaji bacaan sebagai bagian dari produk industri budaya
populer, dan perilaku membaca sebagai bagian dari sub kultur atau gaya
hidup (life style) masyarakat urban belum banyak dilakukan, bahkan di
Indonesia bisa dikatakan belum ditemukan studi tentang hal ini.
Studi yang dilakukan penulis ini mengkaji dan memahami perilaku
membaca untuk kesenangan (reading for pleasure) di kalangan remaja urban
sebagai bagian dari kegiatan mengisi waktu luang masyarakat modern,
khususnya dari perspektif Cultural Studies. Berbeda dengan kajian-kajian
sebelumnya yang memahami perilaku membaca dari perspektif pendidikan
yang merupakan kegiatan edukasi, atau lebih sempit lagi sebagai bagian
dari kegiatan belajar di sekolah, studi ini mencoba memahami perilaku
membaca remaja urban sebagai bagian dari kegiatan masyarakat modern

