Page 100 - PERPUSTAKAAN UNIVERSITAS AIRLANGGA
P. 100
ARKEOLOGI TRANSPORTASI
Perspektif Ekonomi dan Kewilayahan Keresidenan Banyumas 1830–1940an
Gambar 12. Posisi gudang kopi.
Kondisi gudang-gudang kopi tersebut adalah sebagai berikut. Di
Kabupaten Banyumas, gudang kopi terletak di Distrik Banyumas di tepi
Sungai Serayu. Gudang itu dibangun dengan biaya f 267 serta disediakan
biaya operasional sebesar f 216 per tahun. Di Kabupaten Purbalingga,
gudang kopi terletak di Distrik Purbalingga di tepi Sungai Klawing
yang dibangun dengan biaya f 300 serta diberi anggaran operasional
sebesar f 298 per tahun. Di Kabupaten Purwokerto terdapat tiga gudang
penampungan kopi yang masing-masing terletak di Distrik Purwokerto,
Ajibarang, dan Jambu. Gudang tersebut masing-masing dibangun
dengan biaya f 75 dan disediakan anggaran operasional sebesar f 30 per
tahun. Di Banjarnegara, gudang kopi terletak di Distrik Banjarnegara
dan Karangkobar yang masing-masing dibangun dengan dana sebesar f
5
2.550 dan f 850. Dilihat dari besarnya biaya yang dikeluarkan untuk dua
gudang kopi di Banjarnegara tersebut, posisi gudang tersebut memiliki
peran yang penting serta secara fisik lebih besar dibandingkan dengan
gudang-gudang yang lain.
5 Statistiek der Residentie Banjoemaas. Litt No. 19. Arsip Banyumas 20.16.
82

