Page 451 - PERPUSTAKAAN UNIVERSITAS AIRLANGGA
P. 451

“Serapan Teknologi Informasi” dan Tantangan  Profesi Psikologi:
                                                            Catatan Kecil Seorang Praktisi

                  “ Generasi  Silent” adalah masyarakat yang lahir di tahun 1925
             sampai dengan tahun 1946. Usia generasi ini saat ini berkisar
             antara 70-91 tahun. Masyarakat ini belum menikmati sentuhan
             teknologi informasi secara masif. Untuk mengirimkan berita kepada
             kekasih hati, mereka puas dengan berkirim surat. Dan jika butuh
             cepat mereka menggunakan jasa telepon rumahan dengan kabel
             berseliweran atau telegram yang berderik bunyinya. Secara psikologis,
             konon masyarakat itu lebih relaks dalam tutur kata dan perilakunya
             (Olson & Brescher, 2011). Kemudian di kurun berikutnya adalah
             “Generasi Baby Boom” yang lahir pasca perang dunia II, yaitu antara
             tahun 1947-1964. Kehidupan masyarakat saat itu belum terlalu IT-
             minded. Maklum, mereka masih tertatih-tatih membangun sarana
             dan prasarana fi sik, sehingga perkembangan teknologi tidak sepesat
             kurun waktu berikutnya. Saat ini, sebagian pemangku kekuasaan
             adalah Generasi “X” yang lahir di tahun 1965-1979. Mereka tidak
             lagi terlihat santai, lantaran menyadari adanya persaingan, seiring
             perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi. Sejak pemilihan
             Bupati, Gubernur sampai pemilu, mereka sudah memanfaatkan  media
             sosial untuk meningkatkan citra dan pamornya. Indikasi persaingan
             pribadi, sosial politik maupun bisnis telah diwujudkan dalam
             pemanfaatan teknologi informasi. Mereka ditantang membangun
             manajemen kehidupan modern yang berbasis teknologi informasi.
             Berikutnya adalah masyarakat Generasi Milenial atau Generasi “Y”
             yang lahir di tahun 1980-1999. Mereka ditengarai membawa sifat,
             sikap dan perilaku yang berbeda dengan generasi sebelumnya dalam
             menanggapi kehadiran teknologi informasi. Lantas siapakah mereka
             dan bagaimana pemaknaan mereka tentang “teknologi informasi”?
             Mari kita pelajari bersama.


             Kecenderungan Masyarakat Generasi “Y”

                  Para pakar psikologi mengakui bahwa masyarakat dari Generasi
             “Y” bukan saja telah berhasil mengubah wajah dunia bisnis, tetapi
             juga cenderung mengubah sudut pandang dunia tentang peranan
             teknologi informasi (Olson & Brescher, 2011). Apabila kita perhatikan,
             mereka yang rata-rata berusia 30 tahun itu mampu mendorong
             perubahan besar dalam pengelolaan bisnis lantaran mereka fasih




                                                                                      419
   446   447   448   449   450   451   452   453   454   455   456