Page 450 - PERPUSTAKAAN UNIVERSITAS AIRLANGGA
P. 450
PSIKOLOGI DAN TEKNOLOGI INFORMASI
Pemahaman Lintas Generasi
Seperti kita ketahui, perkembangan teknologi informasi juga
merambah dunia transportasi yang berbasis online dengan berkem-
bangnya Go-jek, Uber, Blue-Jek, Grab, Lyft, dan Task Rabbit. Dalam
dunia perbankan ada Investree, Modalku, KoinWorks, dan Lending
Club. Sedangkan untuk jasa rumah tangga terdapat Sejasa, Homejoy,
Happyfresh, dan Go-clean. Denyut kehidupan telah berpacu dengan
pesatnya sajian teknologi, meski tidak semua lapisan masyarakat
mampu memanfaatkannya. Oleh karena itu, letak permasalahan
yang muncul bukanlah pada dimensi teknologi informasi itu sendiri,
namun lebih pada pemahaman atas pemanfaatan teknologi informasi
tersebut dari lapisan masyarakat. Bukankah tingkat usia, pendidikan,
kondisi sosial ekonomi dan budaya masyarakat Indonesia sedemikian
majemuk?
Bisnis yang terlahir dalam pengelolaan konvensional dan
lazim dijalankan oleh “ Generasi Silent” atau “Generasi Baby Boom”
ditengarai berbeda secara signifi kan dengan generasi berikutnya.
Jika generasi sebelumnya masih menggunakan teknologi yang
sederhana, sebaliknya perusahaan yang dikelola “Generasi X” atau
“Generasi Y” telah mengandalkan pemanfaatan teknologi informasi
bagi kebutuhan bisnis dan kehidupan sosialnya. Oleh karena itulah,
apabila saat ini teknologi informasi diterima kehadirannya oleh
generasi “Y” dengan gegap gempita merupakan sebuah keniscayaan
lantaran ada anggapan bahwa untuk memenangkan pertarungan
hidup dibutuhkan kecepatan, ketepatan dan efi siensi. Dan semuanya
terjawab dengan teknologi informasi. Masyarakat dari Generasi Milenial
atau generasi”Y” secara psikologis memahami penggunaan teknologi
informasi dalam khazanah kebutuhan modern. Tetapi bagaimana
dengan kondisi masyarakat pada umumnya? Sebuah kenyataan yang
patut dicermati, karena dalam tatanan kehidupan masih banyak
anggota masyarakat yang bukan berasal dari generasi “Y”. Sebelum
pembicaraan ini kelewat asyik dengan pengaruh teknologi informasi
terhadap kehidupan masyarakat, ada baiknya kita samakan persepsi
terlebih dulu tentang perjalanan dari sebuah generasi ke generasi
berikutnya, hingga kehidupan saat ini yang mengalami demam IT
Addiction.
418

