Page 335 - PERPUSTAKAAN UNIVERSITAS AIRLANGGA
P. 335

Memori Alam,  Memori Cyber, Pikiran, Perilaku,
                                                          dan Kualitas Peradaban Manusia

             memberikan hasil pengkajian yang lebih lengkap tentang keadaan
             pikiran manusia pada suatu daerah. Tipikal makanan yang disajikan
             di berbagai rumah makan,  fashion yang berkembang pada suatu
             daerah, berbagai seni budaya yang dimiliki, keyakinan-keyakinan
             yang dianut, acara-acara televisi yang disiarkan, serta adat istiadat
             dan norma-norma yang berkembang pada suatu daerah merupakan
             memori yang terekam di alam dan berwujud corak kehidupan manusia
             di suatu daerah. Corak tersebut merupakan data yang mencerminkan
             keadaan pikiran manusia di daerah itu, bergantung pada seberapa
             besar signifi kansi pengaruhnya pada kehidupan manusia tersebut.
             Sayangnya, pencatatan terhadap pengaruh-pengaruh fenomena sosial
             ke dalam pikiran manusia di luar dunia cyber saat ini belum mampu
             dicatat dan direkam secara rinci dan akurat sebagaimana yang
             terekam pada dunia cyber.  Hal ini akibat dari sifatnya yang memang
             tidak digital sebagaimana dunia cyber, sehingga tidak mudah untuk
             melakukan pencatatan secara otomatis. Oleh karena itu, pengamatan
             atas berbagai fenomena sosial yang paling mewakili pemetaan kognisi
             manusia secara keseluruhan pada era sekarang adalah yang berasal
             dari pengkajian secara cyber.
                  Pada era saat ini, teknologi informasi dan komunikasi (TIK)
             merupakan teknologi yang membangun dunia teknologi informasi
             dan komunikasi pada pikiran manusia. Istilah dunia maya atau dunia
             cyber nampaknya menjadi kurang relevan lagi karena dunia teknologi
             informasi dan komunikasi lebih luas cakupannya dari istilah dunia
             maya dan dunia cyber. Namun sesuai dengan defi nisi yang digunakan
             di dalam teknologi informasi dan komunikasi, dunia yang berkaitan
             dengan penggunaan teknologi informasi dan komunikasi disebut
             dengan dunia  cyber, maka bahasan dunia  cyber selanjutnya kita
             perluas menjadi semua informasi yang disajikan melalui teknologi
             informasi dan komunikasi (Mayer, Martino, Mazurier, & Tzvetkova,
             2014).
                  Munculnya revolusi teknologi informasi dan komunikasi tidak
             hanya membawa dampak pada perkembangan teknologi itu sendiri,
             namun juga memunculkan dampak negatif yang mempengaruhi
             aspek kehidupan lain seperti agama, kebudayaan, sosial, politeknologi
             informasi dan komunikasi, kehidupan pribadi, masyarakat, bahkan
             bangsa dan negara. Salah satu pengaruh negatif yang terjadi adalah



                                                                                      303
   330   331   332   333   334   335   336   337   338   339   340