Page 25 - index
P. 25
20
Bab 20: Perspektif Cultural Studies: Fokus ...
B A B
Perspektif Cultural Studies:
Fokus dan Proses Penggalian
Data
PRENADAMEDIA GROUP
—Rahma Sugihartati
Ketua Departemen Ilmu Informasi dan Perpustakaan FISIP
Universitas Airlangga
alam perkembangan ilmu sosial, cultural studies adalah sebuah
Dperspektif yang relatif baru, yang dalam metode penelitiannya
lebih cenderung menekankan arti penting meaning (Alasuutari, 1995:
26). Asumsi dasar dari pendekatan cultural studies adalah memandang
perilaku manusia sebagai produk dari logika dialektis, bahwa aktor
merupakan pencipta aktif makna, bersifat polisemis di mana seorang
aktor sesungguhnya memiliki kemampuan untuk mendekode makna
alternatif. Teks bisa menstrukturkan aspek makna dengan memandu
pembacanya, namun ia tidak dapat memapankan makna, yang merupakan
hasil interaksi antarteks dengan imajinasi pembacanya. (Barker, 2004: 34).
Atau dalam istilah Berger dan Luckmann (1990), apa yang dikaji dalam
studi menurut perspektif cultural studies adalah mencoba menjelajahi
berbagai implikasi dimensi kenyataan objektif dan subjektif dan proses
dialektis dari objektivasi, internalisasi, dan eksternalisasi.
Dalam peta pembagian objek kajian dalam cultural studies, salah
satu bidang studi yang acap kali dilakukan di era perkembangan
masyarakat informasi adalah pada kajian tentang cultural consumption
yang menekankan bahwa makna selalu diproduksi, diubah dan diatur
pada level konsumsi oleh orang yang merupakan produsen aktif makna.
(Barker, 2004: 48). Cultural Studies memahami konsumen sekaligus
produsen yang aktif, dan dalam konteks ini bisa dipahami jika metode
237

