Page 405 - PERPUSTAKAAN UNIVERSITAS AIRLANGGA
P. 405
Di Mana Superego dalam Dunia Maya?
terjadi karena kurangnya perhatian terhadap telaah peran manusia
dalam information layer, logical layer dan physical layer.
Pada physical layer harus dibuat peraturan atau hukum yang jelas
tentang penggunaan hardware yang dikembangkan untuk membuat
dunia maya makin nyata. Berbagai perangkat keras virtual reality
berusaha untuk memenuhi kebutuhan manusia dalam mengaktifkan
semua inderanya dalam dunia maya. Saat ini secara umum hanya
indera penglihatan dan indera pendengaran yang digunakan individu
saat berinteraksi di dunia maya, namun berbagai perangkat keras
yang bisa menstimulasi indera yang lain sedang dikembangkan.
Diantaranya haptic technology atau kinesthetic communication
technology yang memungkinkan individu berkomunikasi dari jarak
jauh secara kinestetik. Perangkat ini banyak dikembangkan di
bidang kedokteran agar bisa melakukan operasi jarak jauh. Namun
demikian, aspek negatif dari teknologi ini juga muncul, antara lain
dengan diciptakannya perangkat keras seksual jarak jauh seperti
teledildonics sehingga individu dapat berhubungan seksual jarak jauh.
Perangkat keras dalam bidang militer pun terus berkembang dan bila
tidak dibuat peraturan dan hukum yang jelas maka dikhawatirkan
akan tercipta masyarakat yang tanpa aturan. Melalui peraturan dan
hukum yang jelas mengenai penggunaan hardware dalam dunia maya,
maka diharapkan physical layer dapat menstimulasi perkembangan
super ego karena hanya individu yang berhak secara hukum yang
bisa menggunakan hardware tersebut.
Pada logical layer dan information layer, para perancang arsitektur
jaringan diharapkan memiliki inovasi-inovasi yang bisa memberi
batasan dalam dunia maya seorang individu dan individu-individu
yang lain menghormati batas-batas tersebut. Dalam kehidupan
sehari-hari pun manusia memiliki batasan wilayah dunianya, dari
yang bersifat fi sik seperti batas tanah kepemilikan, batasan negara,
batasan-batasan moral dan agama sampai batas-batas psikologis
seorang individu, seperti rahasia yang disimpan seorang anak terhadap
ibunya. Konstitusi di dunia maya adalah sesuatu yang mutlak harus
dirumuskan bila dunia maya yang diciptakan ingin menyerupai dunia
yang nyata (Boyle, 2001). Oleh karena itu, manusia yang berperan
dalam logical layer dan information layer harus mampu menciptakan
jaringan yang mematuhi konstitusi bersama dalam kehidupan dunia
373

