Page 404 - PERPUSTAKAAN UNIVERSITAS AIRLANGGA
P. 404

PSIKOLOGI DAN TEKNOLOGI INFORMASI

            dapat dikembangkan? Bisa dibayangkan apa yang akan terjadi pada
            individu dan masyarakat di masa depan bila dunia maya hanya
            mendukung pemenuhan  id dan  ego namun pemenuhan  superego
            tidak pernah dipikirkan.


            Menumbuhkan  Superego dalam Dunia Maya

                 Merujuk pada pertanyaan tentang keberadaan superego di dunia
            maya, perlu diperhatikan bagaimana karakteristik dunia maya
            sebagai suatu lingkungan yang terbentuk dari jaringan komunikasi
            antar komputer.
                 Karakteristik dunia maya terdiri dari empat  layer  atau lapisan
            seperti dikemukakan oleh Clark (2010), yakni:
            1.  The Physical Layer,  yaitu perangkat-perangkat  fi sik  yang
                 membangun dunia maya, meliputi komputer, perangkat
                 komunikasi, satelit dan semua hardware atau perangkat keras
                 yang membangun dunia maya.
            2.  The  Logical Layer, yaitu layanan dan dukungan teknis terhadap
                 platform aplikasi-aplikasi dalam  world wide web atau internet
                 yang dapat menghubungkan perangkat-perangkat keras dalam
                 physical layer.
            3.  The Information Layer,  yaitu semua informasi yang dapat
                 disimpan, ditransmisikan, dan ditransformasikan dalam dunia
                 maya.
            4.  The Top Layer (people), yaitu individu yang berpartisipasi
                 dalam dunia maya.  Dunia maya akan terbentuk sesuai dengan
                 penggunanya.


                 Berdasarkan telaah di atas, maka dapat disimpulkan bahwa
            manusia berperan dalam semua lapisan dunia maya.  Manusialah
            yang menciptakan physical layer, logical layer dan information layer
            untuk digunakan juga oleh manusia dalam top layer.
                 Saat ini telaah psikologi banyak dilakukan pada tahap top layer,
            seperti telaah mengenai efektivitas e-learning,  online personality, dan
            berbagai kondisi psikopatologis seperti online addiction,  cyberbullying,
            cyberchondria, cybersex,  cyberstalking dan berbagai  cybercrime atau
            kejahatan  online.  Namun bila lebih jeli dalam mengamati, maka
            permasalahan perilaku dalam dunia maya di tahap top layer dapat


          372
   399   400   401   402   403   404   405   406   407   408   409