Page 400 - PERPUSTAKAAN UNIVERSITAS AIRLANGGA
P. 400
PSIKOLOGI DAN TEKNOLOGI INFORMASI
terbatas hanya pada indera visual dan auditori) ke tempat kejadian
tersebut sudah dapat dilakukan dengan adanya street-view melalui
satelit di situs Google map. Teknologi internet yang mampu mengubah
dunia pun dapat diintepretasikan dari ramalan Joyoboyo (Hamid,
n.d.) yang menyatakan bahwa dunia semakin lama akan semakin
mengecil ( bumi saya suwe saya mengkeret) dan ramalan tersebut
banyak dikaitkan dengan kekacauan sosial. Ramalan Joyoboyo di
atas dapat dikaitkan dengan keberadaan dunia maya, karena melalui
seperangkat komputer yang ukurannya sangat kecil dibandingkan
dunia nyata, individu dapat berada dalam “dunia” yang diciptakan
oleh teknologi internet yang potensial menimbulkan kekacauan sosial.
Dunia maya menghadirkan dunia alternatif yang bisa menyerupai
dunia nyata. dan secara sadar maupun tidak sadar, saat ini semua
individu sudah berada dalam kedua dunia ini di kehidupan sehari-hari.
Hampir semua individu menggunakan gadget yang digunakan tidak
hanya sebagai alat komunikasi namun juga sebagai alat informasi, alat
berbisnis atau berdagang, alat edukasi, alat permainan, bahkan alat
kejahatan, alat pelecehan dan sebagainya. Oleh karena itu kehadiran
dunia maya dalam kehidupan sehari-hari tidak dapat dikaitkan hanya
dengan masalah teknologi, karena sudah masuk dalam kehidupan
manusia secara mendalam dan dapat menjadi masalah psikologis
bagi individu yang berinteraksi dengan dunia maya.
Dunia Maya dan Perilaku Manusia
Bila mengacu pada teori Bronfenbrenner (1979) tentang sistem
ekologi yang mempengaruhi perkembangan individu, maka dunia maya
tidak dapat dilepaskan dari perkembangan individu karena generasi
milenium sudah terpapar oleh teknologi sejak awal kehidupannya.
Bronfenbrenner menyatakan bahwa dalam kehidupan manusia
terdapat lima sistem yang berpengaruh, yakni (a) microsystem yakni
lingkungan terdekat individu yang mempengaruhi individu secara
langsung seperti keluarga, sekolah, dan sebagainya, (b) mesosystem
yakni lingkungan yang merupakan hasil interaksi antara berbagai
aspek dalam mikrosistem yang mempengaruhi perkembangan
individu, seperti hubungan antara rumah dan sekolah, (c) exosystem
yakni lingkungan dimana individu tidak berperan aktif didalamnya
368

