Page 399 - PERPUSTAKAAN UNIVERSITAS AIRLANGGA
P. 399
25
Di Mana Superego dalam Dunia Maya?
Ira Puspitawati,
M.M. Nilam Widyarini, & Dona Eka Putri
Revolusi internet telah dimulai sejak 50 tahun yang lalu
dengan adanya konsep “Galactic Network” oleh J.C.R. Licklider
dari Massachusetts Institute of Technology pada Agustus
1962. Dalam konsepnya, Licklider (1960) mengemukakan
bahwa komputer dapat saling berhubungan dan dapat
diakses langsung oleh berbagai belahan dunia menggunakan
teknologi telekomunikasi. Konsep itu terwujudkan di bulan
Oktober 1962 dengan DARPA (Defence Advanced Research
Project Agency) yang awalnya merupakan proyek Departemen
Pertahanan Amerika Serikat yang diketuai Licklider. Proyek
ini kemudian dikembangkan tahun 1966 menjadi ARPA (The
Advanced Research Project Agency) oleh Lawrence G. Roberts
melalui teori Leonard Kleinrock mengenai packet-switching
yang memungkinkan informasi ditransmisikan dalam suatu
media dan kemudian bisa disebarkan secara simultan
melalui teknologi telekomunikasi. Inilah awal dari revolusi
internet dan perkembangannya masih terus dirasakan
sampai saat ini (Leiner, Cerf, Clark, Kahn, Kleinrock, Lynch,
Postel, Roberts, & Wolff, n.d.)
nternet yang semula hanya merupakan teknologi gabungan
Iantara komputer dan telekomunikasi yang bertujuan untuk
mempermudah komunikasi dengan adanya jarak geografi s telah
berkembang menjadi “dunia” baru. “Dunia” baru yang biasa disebut
dunia maya (cyberspace) telah menjadi alternatif bagi dunia nyata
yang dialami sehari-hari oleh individu. Jarak geografi s sudah tidak
lagi menjadi halangan dan keterbatasan informasi tidak lagi menjadi
masalah. Kejadian yang ada di bagian negara lain dapat langsung
diketahui secara real time, bahkan menerbangkan “diri” (meskipun
367

