Page 376 - PERPUSTAKAAN UNIVERSITAS AIRLANGGA
P. 376
PSIKOLOGI DAN TEKNOLOGI INFORMASI
(belief) yang dimiliki untuk melakukan seleksi informasi. Kedua, pada
tataran selanjutnya yaitu interpersonal ataupun kelompok, individu
akan menyesuaikan keyakinan (belief) dengan realita yang ada (dalam
hal ini lingkungan/kelompok sosial). Ketiga, pada tataran komunikasi
massa, individu akan melakukan seleksi informasi berdasarkan
kegunaan informasi untuk pemenuhan kebutuhan informasi.
Menyadari bahwa dukungan kelompok memiliki pengaruh terhadap
selective exposure informasi tentang pornografi , maka seyogyanya
pihak-pihak yang berkepentingan terhadap perkembangan generasi
muda bangsa lebih dapat melakukan pendekatan dan pengawasan
terhadap kelompok primer di kalangan remaja.
Menyikapi pencarian yang tak berujung dari remaja terkait
informasi tentang pornografi , yang salah satunya disebabkan oleh
dorongan hasrat seksualitas (pubertas) maupun dorongan teman
sebaya, maka pemberian pendidikan seksologi dalam kurikulum
pendidikan sekolah perlu dipertimbangkan sebagai jalan keluar
untuk memberikan pengetahuan yang lebih memadai tentang seks
kepada remaja.
344

