Page 298 - PERPUSTAKAAN UNIVERSITAS AIRLANGGA
P. 298
PSIKOLOGI DAN TEKNOLOGI INFORMASI
dengan menampilkan individual brand yang dapat dioperasikan ke
seluruh jaringan di seluruh dunia.
Di Indonesia sendiri telah banyak pengusaha muda yang memulai
bisnis dari usaha kecil dan memanfaatkan media online untuk
memasarkan produk mereka. Perkembangan baru ini mulai populer
di tahun 2006. Pada akhir tahun 2008 jumlah toko online di Indonesia
meningkat puluhan hingga ratusan persen dari tahun sebelumnya.
Faktor pendukungnya adalah makin banyaknya pengguna internet
di Indonesia, yaitu hanya sekitar 2.000.000 orang pada tahun 2000
menjadi 25.000.000 pada tahun 2008. Faktor lainnya adalah semakin
mudah dan murahnya koneksi internet di Indonesia. Selain itu juga
semakin banyak ditawarkan pendidikan dan pelatihan merancang
toko online dengan biaya sangat terjangkau.
Wirausaha Muda Indonesia Generasi Digital
Salah satu contoh pengusaha muda Indonesia yang sukses lewat
media digital adalah ERHA (nama samaran), usia 28 tahun, seorang
internet marketer muda yang mengidap muscular dytrophy, sebuah
kelainan bawaan yang menggerogoti fungsi motorik seccara perlahan-
lahan sampai akhirnya penderita tidak bisa menggerakkan anggota
tubuhnya. Sejak kecil ERHA memang diarahkan oleh kedua
orangtuanya terutama ibunya untuk tidak menjadi seorang karyawan
karena kondisi tubuhnya yang tidak memungkinkan untuk bekerja
di kantor. Sejak SD jiwa berdagang ERHA sudah muncul. Ia pernah
membuka usaha rental Playstation di garasi rumahnya dengan modal
sebuah TV dan satu unit Playstation yang kemudian berkembang
menjadi empat unit TV dan Playstation yang dibeli dari hasil
rentalnya. Keadaan tubuh yang mengharuskannya duduk di kursi
roda dan membuatnya sering di-bully oleh teman-teman sewaktu di
SD sehingga harus pindah sekolah ternyata tidak lantas membuat
ERHA ketinggalan pelajaran. Dari SD sampai SMA ia selalu juara
kelas. Di rumah ERHA sering melihat kakaknya bermain komputer
dan internet. ERHA yang merupakan bungsu dari delapan bersaudara
pun mencoba sendiri menyalakan komputer sampai akhirnya ia
merasa seperti tiada hari tanpa bermain video games dan komputer.
Karena kebiasaannya bermain komputer, setelah lulus SMA ERHA
266

