Page 297 - PERPUSTAKAAN UNIVERSITAS AIRLANGGA
P. 297
Kisah Wirausaha Muda di Era Digital
Saat Millenials ingin menjadi seorang wirausaha, mereka tahu
bahwa kondisi saat ini lebih mudah dan murah untuk memulai suatu
bisnis dibandingkan masa sebelumnya. Untuk memulai suatu bisnis
di dunia maya memang hanya dibutuhkan biaya yang sangat rendah.
Dengan hanya bermodal ide, ketrampilan, dukungan teman dan
akun di sosial media, mereka bisa membangun bisnis baru. Seperti
pengalaman Chad Hurley dan temannya yang mendirikan youtube,
ide kreatif mereka agar orang dapat memposting fi lm ke internet telah
membawa mereka ke puncak kesuksesan. Kini Google membayar
mereka sebesar 1,65 milyar US Dollar, hanya beberapa tahun setelah
Youtube berdiri.
Wirausaha muda masa kini bukanlah generasi tradisional seperti
dilukiskan dalam kisah kerja keras Ju-Yung ketika merintis usaha.
Wirausaha muda masa kini merupakan generasi pribadi visioner yang
mengembangkan kemampuan pada era teknologi. Mereka memiliki
ide-ide yang dilaksanakan dengan cara mereka sendiri tanpa harus
meminta izin kepada orang lain.
Sebagai entrepreneurs, Millenials membangun sebuah bisnis
dengan cara yang berbeda dengan orangtua ataupun kakek mereka.
Mereka bekerja dengan cara berkolaborasi dengan siapapun yang
mereka inginkan di dunia maya bahkan dengan orang yang berada
pada jarak yang sangat jauh sekalipun. Teknologi informasi membuat
hal tersebut tidak hanya mungkin bahkan mudah. Millenials
mempunyai beberapa keuntungan ketika membangun sebuah bisnis,
di antaranya adalah biaya yang lebih rendah karena mereka bisa lebih
mudah memasarkan produk secara online tanpa perlu membuka
toko atau semacamnya. Bahkan mereka hanya perlu membuat video
kreatif untuk membuat konsumen tertarik dengan barang atau jasa
yang mereka pasarkan. Mereka tahu bahwa banyak pembeli saat
ini tidak ingin bersusah-susah pergi keluar rumah untuk membeli
barang yang mereka cari dan lebih memilih berbelanja memakai jasa
online dengan memanfaatkan gadget yang mereka punya. Palfrey
dan Gasser (2008) mengatakan bahwa “ digital businesses started
by digital natives”. Artinya, usaha bisnis melalui media online yang
banyak dilakukan orang kini lahir berkat jasa generasi millenias yang
mengembangkan atau menciptakan berbagai kemudahan di bidang
teknologi bisnis. Millineals mengubah cara bisnis menjadi lebih cepat
265

