Page 293 - PERPUSTAKAAN UNIVERSITAS AIRLANGGA
P. 293

Kisah Wirausaha Muda di Era Digital

             cenderung tidak ingin meniru generasi sebelumnya yang mereka nilai
             lamban. Kecenderungan ini ditunjang pula oleh banyaknya teman
             di  media sosial yang dapat membantu mereka mencari  link dalam
             berbisnis (Sugembong & Sudarmoyo, 2007).
                  Yang terakhir adalah  Millenials  atau Generasi-Y atau Gen-Y. Pada
             prinsipnya generasi ini adalah the newest working generation. Mereka
             dibesarkan di tengah kehadiran komputer, internet dan teknologi
             informasi dari seluruh dunia yang bisa mereka akses secara mudah dan
             cepat. Mereka juga tumbuh dari keluarga yang mengedepankan nilai-
             nilai keselamatan,   family centeredness dan pendidikan. Akibatnya,
             mereka mempunyai sifat yang lebih transparan, kreatif, terbuka,
             fl eksibel, asertif, senang berdiskusi tentang aktivitas pekerjaan dengan
             banyak orang, kerja tim, menghargai perbedaan, dan dapat bekerja
             dari kantor maupun dari rumah. Tentu banyak sekali keuntungan
             yang didapat  dalam berwirausaha  oleh generasi ini. Namun yang
             menarik, ketika Generasi-Y memulai karirnya sebagai  wirausaha
             mereka cenderung sulit untuk fokus hanya pada satu pekerjaan dan
             terbiasa bekerja dengan  multitasking. Padahal diperlukan komitmen
             yang tinggi serta kerja keras dalam membangun suatu usaha agar
             dapat bertahan lama.



                  Tabel 1 Deskripsi Empat Generasi
                  Generasi                              Deskripsi
                               Pekerja keras; hemat; menekankan adat istiadat dan kebudayaan;
                               memegang nilai-nilai kerja (kenyamanan, konsistensi,
              Traditionalists  keseragaman);  patuh pada kebijakan; berkomitmen tinggi; tidak
              (1925 – 1945)    mencampuradukkan pekerjaan dan kehidupan pribadi; kurang
                               imajinatif; selalu waspada; sulit menyesuaikan diri dengan
                               teknologi; rentan terhadap perubahan.
                               Tepat waktu;  etos kerja tinggi; teliti; terorganisir dan sistematis;
                               berdedikasi; berkomitmen tinggi; sulit menggunakan komputer;
                Baby-boomers
                               percaya bahwa mereka bisa mengubah dunia; idealis;  self-
              (1946-1960)
                               centered; motivasi dari dalam diri sendiri dan tidak suka
                               menerima feedback.
                               Fokus pada berwirausaha; sangat menghargai waktu; inisiatif
                               tinggi; pintar
              Generasi-X       mengembangkan kemampuan; tahu cara meraih sesuatu;
              (1961-1980)      terorganisir dan berpartisipasi dalam diskusi-diskusi;
                               menyeimbangkan waktu luang dengan pekerjaan; fl eksibel;
                               nyaman dengan teknologi; pemalas.

                                                                                      261
   288   289   290   291   292   293   294   295   296   297   298