Page 299 - PERPUSTAKAAN UNIVERSITAS AIRLANGGA
P. 299

Kisah Wirausaha Muda di Era Digital

             memutuskan untuk tidak kuliah karena hanya akan menghabiskan
             biaya terlampau banyak jika pada akhirnya hanya akan menjadi
             seorang karyawan setelah lulus. Ibu ERHA mengajarkan agar ia dapat
             mandiri dan tidak menyulitkan orang lain. Kemudian  ERHA berfi kir
             hanya akan belajar sesuai apa yang menjadi kebutuhannya, karena
             tidak semua hal bisa ia lakukan. Maka ia pun fokus mempelajarai
             bidang yang ia kuasai yaitu game dan komputer.
                  Tahun 2007 ERHA mengikuti kursus  internet marketing yang
             didaftarkan oleh ibunya. Ia mengikuti kursus tersebut selama dua
             hari dengan pengajar yang didatangkan dari Singapura. Pada awalnya
             ERHA sama sekali tidak tertarik mengikuti kursus yang cukup mahal
             tersebut. Namun ia mengikuti kemauan orangtuanya sebagai bentuk
             rasa tanggungjawab. Setelah mengikuti kursus tersebut selama dua
             hari berturut-turut, ia merasa bosan, lesu dan capek. Ia tidak mengerti
             materi yang disampaikan karena berbahasa Inggris. Sesampainya
             di rumah ERHA tidak pernah mengaplikasikan apa yang sudah ia
             pelajari. Namun, ternyata ibunya sudah mendaftarkan ERHA dalam
             program lanjutan selama dua bulan dengan biaya sebesar 15 juta
             rupiah. ERHA sempat menolak mengikuti kursus tersebut karena
             dianggap terlalu mahal, namun Ibunya berjanji akan menjual mobil
             demi mengikutsertakan ERHA dalam program tersebut. Program
             tersebut merupakan sebuah pendidikan singkat menjadi seorang
             internet marketer dengan metode pembelajaran yang cukup privat dan
             eksklusif. Peserta hanya terdiri dari beberapa orang yang disatukan
             dalam sebuah kelas dengan komputer masing-masing dan dipandu
             oleh seorang pengajar profesional. Dalam program tersebut diajarkan
             bagaimana melakukan penjualan produk di situs  Amazon dengan
             mengandalkan kata-kata singkat. Pada awalnya ERHA masih tidak
             memiliki keinginan mempelajari hal tersebut, namun ketika beberapa
             minggu ia jalani dan mendapat penjualan pertama, ia langsung tertarik
             dan ingin mencoba lagi. Penjualan pertama yang dihasilkannya
             bernilai 124 US Dollar dan terus meningkat sampai 2.000 US Dollar.
             Sejak saat itu selama setahun penuh ERHA menjadi seorang marketer
             penjual produk-produk  Amazon. Pada tahun 2008 ia berhenti bekerja
             karena sedang terjadi krisis keuangan di Amerika Serikat.
                  Karena ERHA pada dasarnya senang sekali belajar, hasil jerih
             payahnya sebagai internet marketer ia gunakan untuk mempelajari hal-



                                                                                      267
   294   295   296   297   298   299   300   301   302   303   304