Page 236 - PERPUSTAKAAN UNIVERSITAS AIRLANGGA
P. 236

PSIKOLOGI DAN TEKNOLOGI INFORMASI

            keinginan agar diakui atas kerja keras, usaha, kompetensi yang telah
            didedikasikannya. Terlebih generasi ini cenderung ingin diberikan
            pengakuan dalam bentuk reward  berupa pujian, hadiah, sertifi kat,
            atau penghargaan atas kemampuan dan eksistensinya sebagai
            individu yang unik. Generasi ini seringkali merasa diri mereka unik
            dan istimewa. Mereka membutuhkan justifi kasi sebagai bentuk
            pengakuan terhadap keistimewaan mereka.
                 Ketujuh, anak Gerenasi NET fasih dalam penggunaan digital dan
            teknologi informasi. Sesuai namanya, Generasi NET lahir saat dunia
            digital mulai merambah dan berkembang pesat di dunia. Generasi ini
            sangat mahir dalam menggunakan segala macam gadget yang ada,
            dan menggunakan teknologi dalam keseluruhan aspek serta fungsi
            sehari-hari. Anak-anak ini lebih memilih berkomunikasi melalui
            dunia maya dan  media sosial daripada menghabiskan waktu bertatap
            muka dengan orang lain.


            Pengaruh Gadget terhadap Tumbuh Kembang Anak

                 Perkembangan media teknologi dalam kurun waktu 15 tahun
            terakhir sangat mempengaruhi perkembangan anak, khususnya terkait
            beberapa aspek sebagaimana dipaparkan berikut ini (Huffi ngton Post,
            dalam Chris, 2013). Pertama,   perkembangan motorik. Perkembangan
            motorik sangat penting saat anak berusia balita, sebab itulah tugas
            perkembangan khasnya. Beberapa jenis kemampuan motorik yang
            perlu dikuasasi meliputi mampu menulis namanya sendiri dengan
            baik dan benar ( motorik halus), mengancing baju secara mandiri
            ( motorik halus), melempar, menendang, dan menangkap bola (motorik
            kasar). Perkembangan media dan teknologi berpengaruh terhadap
            perkembangan  motorik halus anak. Seringkali guru sekolah atau
            orangtua mengeluhkan tulisan tangan anak yang kurang rapi, bahkan
            sulit dibaca. Begitu pula dengan kekurang-rapian saat berprakarya di
            sekolah ataupun di rumah. Jika seorang anak termasuk rapi saat
            menulis dan berprakarya, bisa saja hal itu disebabkan oleh bakatt
            kinestetik yang diturunkan oleh genetik orangtuanya. Perkembangan
            motorik kasar anak juga dapat terpengaruh oleh penggunaan media
            dan teknologi yang berlebihan. Padahal aktivitas bermain yang
            melibatkan fi sik seperti meloncat dan berlari sangat diperlukan untuk




          204
   231   232   233   234   235   236   237   238   239   240   241