Page 233 - PERPUSTAKAAN UNIVERSITAS AIRLANGGA
P. 233

Pola Asuh Efektif untuk Anak di Era Digital

             pola asuh  uninvolved, yaitu tipe pola asuh yang kurang memiliki
             tuntutan terhadap anak, hampir sama dengan tipe pola asuh permisif.
             Keempat,  pola asuh  authoritarian, dimana orangtua memberikan
             aturan main dan memiliki gaya komunikasi yang lebih baik. Tipe pola
             asuh ini penuh kasih sayang seperti tipe permisif sekaligus responsif
             terhadap kebutuhan anak. Tampaknya diperlukan suatu kajian
             mengenai karakteristik anak di  era digital, khususnya pengaruh
             gadget terhadap tumbuh kembang anak serta tantangan di masa
             depan sehingga orangtua dapat secara bijak menentukan pola asuh
             yang tepat untuk mengoptimalkan fungsi gadget untuk hal yang positif
             dan mampu membuat “aturan main” agar anak tidak terjerumus ke
             dalam perilaku negatif.


             Karakteristik Anak di Era Digital

                  Di  era digital generasi baru telah lahir. Setiap populasi generasi
             yang muncul umumnya berada dalam kurun 15-18 tahun terakhir
             dengan karakteristik demografi k yang berbeda dengan generasi
             sebelum dan setelahnya. Pengelompokan karakteristik tiap generasi
             ini disebut sebagai  cohort. Perbedaan karakteristik setiap generasi
             meliputi perbedaan kepercayaan, keyakinan, karier, keseimbangan
             kerja, keluarga, peran gender, dan lingkungan pekerjaan. Generasi
             yang lahir pada tahun 1946-1964 memiliki sebutan “baby boomers”.
             Generasi yang lahir pada tahun 1965-1979 disebut “Generasi X”.
             Sebutan “Generasi Y” diperuntukkan bagi populasi generasi yang
             lahir tahun 1980-1995. Terakhir, generasi yang lahir pada tahun
             1995 saat Internet mulai masuk dan berkembang disebut  Generasi Z
             atau lebih akrab dikenal dengan sebutan Generasi NET (Oblinger &
             Oblinger, 2005).
                  Karakteristik setiap generasi berbeda-beda ditentukan oleh
             perubahan dan kondisi demografi k saat itu. Generasi X yang lahir pada
             tahun 1965-1979 dan yang umumnya kedua orangtuanya bekerja,
             memiliki karakteristik individualis, mengandalkan diri sendiri, dan
             bersikap skeptis terhadap sosok otoritas atau atasan. Sementara itu,
             Generasi NET yang lahir tanpa mengetahui masa kehidupan tanpa
             Internet, komputer, dan telepon genggam, menurut Oblinger dan
             Oblinger (2005) memiliki karakteristik seperti diuraikan berikut ini.




                                                                                      201
   228   229   230   231   232   233   234   235   236   237   238