Page 493 - PERPUSTAKAAN UNIVERSITAS AIRLANGGA
P. 493
Psikoteknologi dan Perkembangan Psikologi Indonesia
Defi nisi Psikoteknologi
American Psychological Association/APA (2007) memberikan
defi nisi psikoteknologi sebagai (1) bagian dari berbagai prinsip dan
fakta psikologis yang digunakan dalam penerapan praktis psikologi,
atau (2) penerapan dari pengetahuan [yang ada di dalam psikologi].
APA membedakan antara psikoteknologi (psychotechnology) dan
psikoteknik (psychotechnics). Menurut APA (2007) psikoteknik
adalah (1) penerapan praktis prinsip-prinsip psikologis, seperti dalam
bidang ekonomi, sosiologi, dan bisnis, atau (2) penerapan prinsip-
prinsip psikologi untuk meningkatkan atau mengontrol tingkah
laku seseorang. Dari defi nisi tersebut dapat disimpulkan bahwa
psikoteknologi mengacu pada prinsip psikologi yang digunakan dalam
usaha untuk meningkatkan tingkah laku, sedangkan psikoteknik
mengacu pada bentuk penerapannya.
Kata psikoteknologi, jika kita pecah, memiliki tiga kata
dasar: psyche, techne, dan logos. McClelland (1972) mengartikan
psikoteknologi sebagai teknologi yang berkaitan dengan usaha
menerapkan metode-metode dan hasil (penelitian) psikologi untuk
menyelesaikan masalah-masalah praktis di berbagai bidang, seperti
industri dan pendidikan. Menurut Roberts (2008), psikoteknologi
merupakan “ways of using psychological process for a desired outcome
and/or to select psychological process such as perception, cognition,
emotion, and their biological substrates” (hal. 29). Kedua pengertian
di atas menunjukkan bahwa dalam kata psikoteknologi terkandung
usaha atau kegiatan, yaitu usaha untuk memahami prinsip maupun
teori psikologi dan usaha untuk memahami masalah yang dihadapi,
serta usaha untuk memahami interaksi di antara prinsip maupun
teori psikologi dengan masalah tersebut. Oleh karena itu, kata
psikoteknologi hendaknya dilihat sebagai pengetahuan tentang
psikoteknik, bukan psikologi mengenai teknologi. Dengan kalimat lain,
psikoteknologi berkutat dengan usaha dalam menggunakan prinsip
maupun teori psikologi yang berujung pada “lahirnya” sebuah teknik
yang digunakan untuk masalah-masalah yang ada di masyarakat.
461

