Page 498 - PERPUSTAKAAN UNIVERSITAS AIRLANGGA
P. 498

PSIKOLOGI DAN TEKNOLOGI INFORMASI

            teknik yang tepat. Misal, pemikiran bahwa teknik  fl ooding merupakan
            teknik psikologi yang paling tepat untuk mengatasi fobia, dan tidak
            ada teknik lain. Dengan pemahaman mengenai psikoteknologi, kita
            tidak lagi memandang teknik-teknik psikologi (psikoteknik) sebagai
            entitas yang terpisah satu sama lain, melainkan masing-masing
            memiliki peran dalam membentuk pemahaman yang utuh mengenai
            manusia.
                 Dengan menggunakan pemahaman  Heidegger bahwa teknologi
            merupakan“way of revealing”, Warren (2002) menjelaskan bahwa
            metode yang digunakan [dalam psikologi] bertujuan untuk
            mengetahui sudut pandang atau pola pikir yang dimiliki seseorang
            dalam memahami dunianya. Mengingat bahwa lingkungan sosial
            juga memiliki peran dalam pembentukan perilaku maupun pola piker
            seseorang, maka sebenarnya kita juga bisa  mendapatkan gambaran
            mengenai kondisi lingkungan social manusia dengan menyadari
            tujuan penciptaan sebuah produk teknologi.
                 Hal ini membuat budaya menjadi sebuah bagian yang tidak dapat
            dipisahkan dari manusia. Berbagai instrumen dan alat ukur psikologi
            dalam hal ini membantu manusia dalam memahami dirinya,akan tetapi
            tidak begitu saja sebuah instrumen atau alat ukur psikologi dapat
            digunakan secara langsung. Perlu ada upaya untuk mengidentifi kasi
            pengaruh budaya terhadap alat ukur itu sendiri agar dapat memahami
            individu yang terkait secara penuh. Pertimbangan mengenai pengaruh
            budaya dapat saja akhirnya mengeluarkan keputusan untuk tidak
            menggunakan alat ukur tersebut dan menyusun alat ukur yang
            dirasa lebih sesuai.
                 Pemahaman mengenai psikoteknologi akan membuka kesempatan
            untuk mengembangkan berbagai psikoteknik yang baru. Hal ini
            dimungkinkan karena fokus adalah pemahaman akan teori atau
            prinsip psikologi secara mendalam dan interaksinya dengan berbagai
            isu. Hal ini tentunya akan memberikan kontribusi kembali pada
            pengambangan psikologi: teori atau prinsipnya diuji, serta makin
            memberikan gambaran mengenai pengaruh perbedaan individual
            maupun budaya, yang pada akhirnya semakin mendekatkan psikologi
            pada pemahaman yang luas dan mendalam mengenai manusia.
                 Pentingnya pemahaman mengenai psikoteknologi menjadi indikasi
            betapa pentingnya pemahaman mengenai apa saja yang menjadi



          466
   493   494   495   496   497   498   499   500   501   502   503