Page 18 - PERPUSTAKAAN UNIVERSITAS AIRLANGGA
P. 18
Dokumen ini teregistrasi hanya untuk Sdr/Sdri : ika.rudianto@staf.unair.ac.id - email: ika.rudianto@staf.unair.ac.id , Dilarang menyebarluaskan dokumen ini !!!
URBAN MYSTERY
ika.rudianto@staf.unair.ac.id
SABTU 12 FEBRUARI TAHUN 2022 HALAMAN 18
Air Terjun Nglirip dan Kisah sang Putri yang Membenci Pasangan Kasmaran
Jangan Bawa Pacar kalau
Tak Mau Putus dalam 40 Hari
ir Terjun Nglirip Putri Nglirip dendam. Kekasihnya direnggut paksa hingga dia
berada di Dusun
Krajan, Desa harus menghabiskan hidup dalam kesendirian. Karena itu,
Mulyoagung, ketika melihat pasangan yang berpacaran di sekitar air terjun
A Kecamatan HARUS HATI-HATI: Papan peringatan untuk pengunjung Air Terjun Putri Nglirip.
Singgahan, Tuban. tempatnya bertapa, sang putri akan memastikan hubungan
Jaraknya sekitar 20 kilometer dari mereka kandas hanya dalam hitungan hari.
pusat Kabupaten Tuban. Air
terjun yang memiliki ketinggian
29 meter itu sangat indah.
Terutama saat musim kemarau.
Airnya berwarna hijau toska. Saat
siang pasti ada pelangi. Sayang,
Jawa Pos bertandang pada waktu
yang tidak tepat. Yakni, setelah
hujan lebat. Sehingga airnya
terlihat kecokelatan.
Air Terjun Nglirip tak hanya
eksotis, tetapi juga menyimpan
misteri. Ada mitos yang
dipercaya warga setempat. Siapa
yang pacaran di sekitar lokasi
niscaya hubungannya bakal
kandas. Seperti yang dialami SPOT FAVORIT: Pengunjung bisa berfoto di lokasi ini untuk
warga setempat, Shinta Fitri mendapatkan latar belakang air terjun.
181233 181233
Muliya. Perempuan 23 tahun
tersebut mengajak pacarnya ke
Air Terjun Nglirip. Belum
sebulan pacaran, mereka putus.
Padahal, tak ada problem serius.
’’Dua kali saya mengalami
begini,’’ terangnya saat ditemui
bulan lalu di Air Terjun Nglirip.
Cerita Putri Nglirip memiliki
beberapa versi. Yang jelas, dia
tidak ingin melihat pasangan
yang bermesraan di sekitar air
terjun. ’’Mitosnya, yang pacaran
di sini sebelum 40 hari putus,’’
kata Ketua Pokdarwis (Kelompok
Sadar wisata) Air Terjun Nglirip FOTO-FOTO: FRIZAL/JAWA POS
TEMPAT BERTAPA: Gua tempat Putri Nglirip menghabiskan sisa hidupnya berada di sebelah kiri air terjun. Namun, medannya LEBIH BAIK DATANG SENDIRI: Shinta Fitri Muliya dua kali putus dari
Multazam Dawud.
terjal sehingga tak ada yang bisa mengunjunginya. pacarnya setelah mengajak mereka ke Air Terjun Nglirip.
Multazam menceritakan, dulu
ada seorang putri yang kabur dari Kedaton. Dirinya meminta arang yang masih tidak,’’ tutur Multazam.
bersemedi di Air Terjun Nglirip. menenangkan diri di gua dekat membara. Arang tersebut Suara gamelan juga terdengar
Tepatnya di dalam gua di air terjun. Menurut Multazam, dibawa dengan selendang. di hari tertentu. Sosoknya pun
samping air terjun. Dia dari Putri Nglirip ini mukso sehingga Anehnya, selendang dari kain masih sering nampak. Meski di
kalangan terpandang. ’’Dia jasadnya tidak ada. Itu alasan itu tidak terbakar. siang hari. Putri Nglirip keluar
semedi karena sakit hati,’’ Putri Nglirip marah dan sakit Bukan hanya itu, Putri Nglirip dengan mengenakan baju
ucapnya. Putri Nglirip adalah hati kalau ada yang pacaran. juga sering menampakkan diri tradisional Jawa. Jarik yang
anak dari raja pada zamannya. Apalagi yang bukan suami istri. di Pasar Mulyoagung. Dia mewah dan kebaya berwarna
Dia memiliki pasangan dari Hubungan mereka bakal kandas membeli kunyit. Bahan itu hijau. Karena itu, setiap malam
rakyat jelata. Namanya kurang dari 40 hari dari dibuat untuk pewarna saat Jumat Wage, Multazam dan
Jokolelono. Namun, orang tuanya kedatangannya. membatik. Warga merasa aneh beberapa orang rutin menggelar
menjodohkannya dengan pria Sebelum air terjun dibuka karena perempuan tersebut tahlilan di sana. Tujuannya
dari kasta yang sederajat. Putri menjadi tempat wisata, warga mengenakan kebaya dan jarik untuk berdoa meminta tolak
Nglirip pun menolak. sekitar kerap melihat Putri seperti perempuan zaman dulu. bala. Sebab, dulu sering ada
Melihat tersebut, pria yang Nglirip. Saat menceritakan kisah Kainnya bagus seperti pakaian pengunjung yang meninggal
dijodohkan dengan Putri Nglirip tersebut, bulu kuduk Multazam bangsawan. Padahal, waktu itu karena tenggelam.
marah. Dia memerintah anak mulai merinding. Dulu, ada sudah tidak ada perempuan ’’Kedalamannya 30 meter dan di
buahnya membunuh putri yang sering mendatangi yang pakai kebaya lagi. ’’Tapi, ini bawah ada pusaran kuat,’’ TEMPAT ISTIRAHAT: Warga bisa menikmati keindahan air terjun
Jokolelono. Putri Nglirip pun rumah warga. Tujuannya kejadian dulu, sekarang sudah terangnya. (omy/c17/any) sembari duduk santai.
KASUISTIKA
Ngaku Bos Kedai Kopi,
Penjual Kerupuk Gadaikan 83 Mobil Sewa
Imron sebenarnya seorang penjual kerupuk. M. Imron mengaku sebagai bos menyewakan mobilnya adalah menyerahkan mobil kepada terdakwa.
waralaba kopi Janji Jiwa di Surabaya. Imron menyodorinya perjanjian Kendaraan yang diserahkan tersebut
Namun, dia berhasil meyakinkan para korbannya Dia menyewa 83 mobil dari banyak sewa mobil yang setiap lembarnya nyatanya tidak digunakan untuk
dengan mengaku sebagai bos kedai kopi yang orang. Pengakuannya untuk berlogo kopi Janji Jiwa. ”Saya tanda kegiatan operasional franchise kedai
kegiatan operasional tangan kontrak yang sudah ada Janji Jiwa wilayah Surabaya, tetapi
memiliki ratusan franchise. Dia menyewa perusahaannya. Belakangan, dia meterai dan tanda tangannya dia. digadaikan terdakwa kepada orang
tidak membayar sewa dan tidak Dia mengakui pengadaan dari Janji lain,” papar jaksa Yulistiono.
83 mobil, lalu menggadaikan semuanya. mengembalikan mobil. Setelah Jiwa,” ujarnya. Mobil-mobil itu digadaikan
ditelusuri, Imron bukan bos kopi Jaksa penuntut umum Yulistiono terdakwa kepada banyak orang. Satu
Janji Jiwa. Dia sehari-hari bekerja dalam dakwaannya hanya menyebut mobil digadaikan Rp 25 juta hingga
sebagai penjual kerupuk dan driver sembilan mobil yang digelapkan Rp 30 juta. Sembilan korban Imron
taksi online. terdakwa Imron. Namun, jumlah lantas melapor ke Polda Jatim.
Siregar menjadi salah seorang mobil yang digelapkan Imron Jaksa Yulistiono menyebutkan,
korban Imron. Driver taksi online itu sebenarnya mencapai 83 unit. Imron mengumpulkan uang Rp 244
menyewakan mobil Daihatsu Sigra Mobil-mobil itu disewa dari banyak juta dari menggadaikan sembilan
miliknya kepada Imron melalui orang dan ternyata sudah mobil. Imron menerapkan sistem gali
perantara Agung, kerabat Imron. Dua digadaikan Imron. Hanya, sebagian lubang tutup lubang untuk menutupi
bulan pertama lancar. Imron memang sudah berdamai. ”Total, perbuatan jahatnya. ”Uang tersebut
membayar sewa Rp 4 juta per bulan. ada 83 mobil. Namun, sebagian digunakan terdakwa untuk
”Memasuki bulan ketiga, saya dikasih sudah ditebus,” ungkapnya. membayar sewa mobil bulanan
tahu Agung kalau dia sudah hilang Jaksa Yulistiono dalam dakwaannya kepada para korban lainnya,”
kontak dengan Imron,” kata Siregar menjelaskan, Imron membuat surat terangnya.
saat memberikan keterangan sebagai perjanjian sewa mobil dengan logo Imron yang tidak didampingi
saksi dalam sidang di Pengadilan kopi Janji Jiwa di setiap lembarnya pengacara tidak membantah
Negeri (PN) Surabaya (10/2). untuk meyakinkan para korban. dakwaan jaksa dan kesaksian para
Salah satu alasan Siregar percaya Padahal, perusahaan waralaba kopi korbannya. Dia mengaku bukan bos
itu tidak pernah mengeluarkan surat Kopi Janji Jiwa di Surabaya. ”Betul
perjanjian tersebut. Imron yang semua, Yang Mulia. Mobil saya
BERMAIN PERAN: Jaksa penuntut umum membuatnya sendiri. gadaikan. Bukan untuk kegiatan
Yulistiono menanyai terdakwa M. Imron
dalam sidang secara video call di PN ”Selama Mei hingga November 2021, operasional Janji Jiwa,” ucap Imron
Surabaya. sudah banyak korban yang kepada majelis hakim. (gas/c14/eko)
LUGAS WICAKSONO/JAWA POS

