Page 14 - PERPUSTAKAAN UNIVERSITAS AIRLANGGA
P. 14
Dokumen ini teregistrasi hanya untuk Sdr/Sdri : ika.rudianto@staf.unair.ac.id - email: ika.rudianto@staf.unair.ac.id , Dilarang menyebarluaskan dokumen ini !!!
WISATA
ika.rudianto@staf.unair.ac.id
SABTU 12 FEBRUARI TAHUN 2022 HALAMAN 14
TERTINGGI:
Arca Agung
Mahapatih
Gajah Mada yang
menjadi ikon
di objek Wisata
Desa BMJ
Mojopahit,
Mojokerto.
FOTO-FOTO: RIZAL AMRULLOH/JAWA POS RADAR MOJOKERTO
Berkunjung ke Wisata Desa Bumi Mulyo Jati Mojopahit, Mojokerto
Perpaduan Nuansa Majapahit
181233 181233
dan Keramahan Warga
Mengeksplorasi objek wisata
di Kabupaten Mojokerto seperti tak ada
habisnya. Bukan hanya di kawasan segitiga
emas, melainkan juga di luar wilayah
tersebut. Wisata Desa Bumi Mulyo Jati (BMJ)
Mojopahit adalah salah satunya.
MOJOKERTO memiliki kawasan segitiga meter di atas permukaan tanah, patung Gajah
emas pariwisata. Yakni, Kecamatan Pacet, Mada itu berhasil meraih penghargaan dari
Trawas, dan Trowulan. Kawasan itulah Museum Rekor-Dunia Indonesia (Muri) pada
yang membuat kabupaten tersebut menjadi 11 April tahun lalu. ’’Arca Agung ini sebagai
salah satu andalan Jatim di sektor pariwisata. pangiling (pengingat) dan edukasi anak agar
Namun, ada sejumlah objek wisata di luar cinta tanah air. Karena Mahapatih Gajah Mada
kawasan segitiga emas yang juga recommended. adalah tokoh pemersatu Nusantara,’’ ulasnya.
Di antaranya, Desa Randugenengan, Meski tidak berada di wilayah pegunungan,
Kecamatan Dlanggu. Di sana ada satu destinasi suasana di area wisata terasa sejuk dengan
yang mampu menyedot animo wisatawan rindangnya pepohonan kakao dan jati
untuk datang. Wisata Desa Bumi Mulyo Jati yang nyaman untuk bersantai.
(BMJ) Mojopahit namanya. Di sana juga terdapat wahana air yang
Sesuai dengan namanya, objek wisata menawarkan kolam renang dewasa, remaja,
yang terletak di tengah perkampungan hingga anak-anak yang lengkap dengan
tersebut menawarkan ragam sajian fasilitas permainannya. WISATA AIR: Wisatawan menikmati wahana
bernuansa pedesaan. Traveler yang datang Tak ketinggalan, pengunjung juga bisa kolam renang di Wisata Desa BMJ Mojopahit.
ke sana bakal merasakan aneka sensasi menikmati perahu bebek sambil memberi
sejak awal hingga akhir perjalanan. makan ikan-ikan di dalam kolam. Objek
Saat tiba, di sepanjang perjalanan pengunjung wisata itu terasa makin lengkap dengan HASIL PETANI: Pekerja mengolah biji kakao
langsung dimanjakan dengan pemandangan keberadaan wahana outbound. sebelum dijadikan aneka produk di pabrik
hamparan persawahan dan sambutan ramah Paket wisata tersebut menjadi sarana pengolahan cokelat di Desa Randugenengan,
dari penduduk desa. Sangat cocok bagi edukasi bagi pengunjung. Khususnya dari Kecamatan Dlanggu, Mojokerto.
wisatawan yang ingin menghilangkan bosan kalangan pelajar. ’’Anak-anak bisa belajar
akan hiruk pikuknya suasana perkotaan. menanam padi dan jagung hingga ternak SEKILAS TENTANG WISATA
’’Kami ingin mengubah paradigma wisata kambing dan sapi. Objek-objek itu kami DESA BUMI
bukan hanya di perkotaan. Maka, kami kenalkan kepada wisatawan dalam bentuk
mendirikan sebuah wisata yang benar-benar outbound,’’ imbuh Mulyono. MULYO JATI MOJOPAHIT
di tengah-tengah desa,’’ terang Mulyono, Teranyar, pengelola juga menambahkan
pemilik Wisata Desa BMJ Mojopahit. pilihan paket wisata sejarah dan religi yang Terletak di Desa Randugenengan,
Sejak diresmikan 2002, Wisata Desa BMJ baru digulirkan awal 2022 ini. Yakni, Kecamatan Dlanggu, Mojokerto.
Mojopahit telah mengalami banyak menempuh perjalanan untuk berkunjung Berjarak sekitar 10 kilometer dari Jadi Wahana Edukasi
perkembangan. Objek wisata terpadu itu ke situs-situs bersejarah di Bumi Majapahit. pusat Kota Mojokerto.
kini telah dikemas dengan konsep wisata Para traveler akan diajak berkeliling ke Gapura SEJUMLAH WAHANA YANG DISEDIAKAN Tanaman Kakao
budaya di masa Majapahit. Wringin Lawang, Candi Brahu, berdoa di
Konsep tersebut, antara lain, diwujudkan Situs Siti Inggil, melakukan tabur bunga di Kolam renang untuk wisatawan
dengan memberikan sentuhan infrastruktur Kolam Segaran, Situs Sumur Upas. berbagai umur. SELAIN nuansa Kerajaan Majapahit, bentuk makanan, tapi juga aneka
yang identik dengan ornamen khas kerajaan Perjalanan berlanjut ke Candi Brahu, Candi Area bermain anak-anak dan remaja. ada satu lagi ikon Wisata Desa BMJ produk lainnya. ”Ada sabun herbal,
yang pernah dipimpin Raden Wijaya. Tikus, dan terakhir Petirtaan Jolotundo. ’’Jadi, Mojopahit yang cukup diminati para minyak, hingga lilin aroma terapi,”
Area outbound dan training serta
Di samping itu, terdapat Arca Agung bukan hanya wisata desa yang ramai, melainkan sejumlah wahana lain. pengunjung. Yakni, wisata edukasi sebut ketua Asosiasi Petani Kakao
Mahapatih Gajah Mada yang menjadi ikon secara umum di Kabupaten Mojokerto juga kakao. Sesuai namanya, wisatawan Jawa Timur (Jatim) itu. Seluruh bahan
baru di gerbang masuk Wisata Desa BMJ akan ramai dikunjungi wisatawan,’’ tandas Wahana edukasi tanaman kakao. yang datang ke sana berkesempatan baku yang diolah di sentra produksi
Mojopahit. Dengan ketinggian mencapai 23 Mulyono. (ram/c12/ris) memetik pengetahuan tentang seluk- tersebut berasal dari kalangan petani
GRAFIS: DEAN/JAWA POS
beluk tanaman kakao. Mulai pem- lokal.
bi bitan hingga proses pengolahan Produk makanan cokelat maupun
men jadi produk cokelat. hasil olahan kakao itu bisa dinikmati
Owner Wisata Desa BMJ Mojopahit serta jadi buah tangan bagi wisatawan.
Mulyono menjelaskan, edukasi kakao Seluruhnya tersedia di Gerai Cokelat
memang menjadi satu kesatuan di di Wisata Desa BMJ Mojapahit.
BUAH TANGAN: objek wisata tersebut. Pengunjung ”Dengan dijadikan sebagai oleh-oleh
Setelah puas
mengeksplorasi bisa belajar secara utuh tentang khas Mojokerto, tentu akan
keindahan kakao. ”Pengunjung akan dikenalkan membantu meningkatkan
Wisata Desa bagaimana menanam pohon kakao, kesejahteraan bagi petani kakao,”
BMJ Mojopahit, merawat, memanen, hingga pungkas Mulyono.
pengunjung bisa mengolahnya menjadi aneka produk Di sisi lain, keberadaan destinasi
berbelanja aneka unggulan,” sambungnya. wisata desa juga turut meningkatkan
produk olahan Ya, di kawasan tersebut juga terdapat perekonomian warga sekitar. Kini,
kakao sebagai
oleh-oleh. pabrik pengolahan kakao dengan di kawasan tersebut juga terdapat
kapasitas produksi mencapai 2 ton deretan kegiatan usaha hingga parkir
per hari. Bahkan, pabrik tersebut wisatawan yang dikelola Badan
mampu menciptakan sedikitnya 80 Usaha Milik Desa (BUMdes) Ran-
varian produk. Tak sekadar dalam du genengan. (ram/c17/ris)

